Marah, tapi 50 Negara Mau Sowan ke Trump Minta Keringanan Tarif

Senin, 07 Apr 2025, 18:27 WIB

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat Donald Trump benar-benar di atas angin. Betapa tidak, setelah mengeluarkan tarif impor, sudah 50 negara ingin minta waktu untuk negosiasi. Lalu Indonesia bagaimana?

"Saya mendapat laporan dari Perwakilan Dagang AS tadi malam bahwa sudah lebih dari 50 negara berkomunikasi dengan presiden Trump untuk minta negosiasi," ucap Ketua Dewan Ekonomi Nasional Gedung Putih Kevin Hassett, Senin (7/4).

Ket. Foto: daftar tarif — Sumber: ist

Dalam wawancara bersama George Stephanopoulos dari acara berita "This Week" oleh ABC News, Hassett mengatakan bahwa negara-negara tersebut marah dan berusaha membalas, namun mereka juga mau datang ke meja negosiasi.

"Mereka melakukannya karena paham menanggung banyak sekali tarif," kata dia. Hassett menganggap bahwa pemberlakuan tarif tak akan berdampak besar bagi konsumen di AS. Sebab negara-negara tersebut memiliki suplai yang sangat tidak elastic. Maka, AS mengalami defisit dagang yang berkepanjangan dan berlangsung lama.

Sementara itu, eks menteri keuangan AS Lawrence Summers yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan, tarif impor membawa dampak buruk bagi ekonomi. Menurut Summers, tarif impor mengakibatkan kenaikan harga dan meningkatnya inflasi.

Kondisi tersebut, kata dia, menyebabkan daya beli masyarakat menurun sehingga pekerjaan jadi berkurang. Indonesia sendiri tak mau nego bilateral. Indonesia akan maju bersama-sama negara-negara Asean dalam bernegosiasi. Indonesia sudah dua tahun tak menempatkan dubes di Washington.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.