Kekeringan Landa Seram Bagian Timur, Kementerian PU Salurkan 14 Ribu Liter Air Bersih
Kamis, 30 Jul 2026, 19:40 WIBJAKARTA â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau panjang El Nino. Melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Kementerian PU menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 14.000 liter kepada warga di Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku.
Menteri PU, Dody Hanggodo menyampaikan bahwa air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, air berperan penting dalam mendukung sektor pertanian, energi, aksi iklim, hingga pengentasan kemiskinan.
"Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,â kata Menteri Dody di Jakarta, Kamis (30/7).
Penyaluran bantuan ini dilaksanakan dengan menyasar tiga desa di Kecamatan Bula, yakni Desa Englas, Desa Waylola, dan Desa Bula. Kegiatan ini merupakan hasil koordinasi antara BWS Maluku dengan BPBD serta Dinas PUPR Kabupaten Seram Bagian Timur.
Distribusi air bersih dilakukan secara bertahap di sejumlah titik pemukiman warga yang mengalami kesulitan akses air bersih. Di Desa Englas, sebanyak 4.000 liter air disalurkan untuk 55 kepala keluarga atau 245 jiwa. Sementara di Desa Waylola, bantuan dengan jumlah yang sama menjangkau 55 kepala keluarga atau 265 jiwa. Adapun di Desa Bula, sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan kepada 65 kepala keluarga dengan total 280 penerima manfaat.
Rencananya penyaluran lanjutan akan dilakukan ke tujuh titik tambahan di wilayah Kabupaten Seram Bagian Timur guna memperluas jangkauan bantuan.
Secara kumulatif, hingga 30 Juli 2026, distribusi air bersih telah menjangkau tiga desa dengan total realisasi 14.000 liter. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan Kementerian PU dalam menghadapi dampak kekeringan serta memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Aksi tanggap ini selaras dengan Visi PU 608 yang merupakan arah pembangunan infrastruktur yang berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, melalui penyediaan kebutuhan dasar, peningkatan kualitas hidup, mendorong produktivitas, hingga menciptakan pertumbuhan ekonomi
- dampak El Nino
- dampak kekeringan
- kabupaten seram bagian timur
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
Dinas Tanaman Pangan Kalbar: Dampak El Nino Sebabkan Satu Musim Tanam Padi Hilang
-
Gagal Panen Akibat El Nino? Kementan: Ada Asuransi Pertanian, Klaim Cair Rp6 Juta per Hektare
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
El Nino Suburkan "Janda Pirang" pada Bawang Merah, Ini Antisipasi Kementan Kendalikan OPT
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.