Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Mencari Pria yang Hilang Diterkam Buaya di Sungai Roraya, Sulawesi Tenggara

📅 Minggu, 06 Apr 2025, 22:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tim SAR Mencari Pria yang Hilang Diterkam Buaya di Sungai Roraya, Sulawesi Tenggara Doc: ANTARA
Ket. Tim Penyelamat Basarnas Kendari saat melakukan persiapan pencarian korban di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (6/4/2025).

KENDARI– Tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) atau Basarnas Kendari melakukan pencarian terhadap seorang pria yang hilang karena diterkam buaya di Sungai Roraya, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kepala Basarnas Kendari Aminuddin P.S saat dihubungi di Kendari, Minggu malam, mengatakan bahwa pria tersebut Bernama Sara (40) yang merupakan warga Tinanggea, dilaporkan hilang oleh warga setempat, pada pukul 16.07 WITA.

"Kami menerima informasi terkait kondisi membahayakan manusia terhadap satu orang yang diterkam buaya di sungai tersebut," kata Aminuddin.

Dia menyebutkan bahwa berdasarkan informasi tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan Tim Penyelamat Basarnas Kendari menuju ke lokasi kejadian untuk memberikan bantuan SAR.

"Dengan jarak tempuh lokasi itu dengan Kantor Basarnas Kendari sekitar 95 kilometer," ujarnya.

Aminuddin mengungkapkan bahwa saat tiba di lokasi kejadian, tim tersebut langsung berkoordinasi dengan Beberapa instansi, antara lain BPBD Konawe Selatan, masyarakat sekitar, dan pihak keluarga korban, untuk melakukan pencarian.

"Alat utama yang digunakan, yakni mobil Penyelamat, perahu karet, drone thermal, aquaeye, peralatan SAR medis, peralatan SAR evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," ungkap Aminuddin.

Ia menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula saat korban Sara bersama istrinya pergi mencari kerang di Sungai Roraya, pada pukul 11.00 WITA. Akan tetapi, saat sedang mencari kerang, korban langsung diterkam oleh buaya pada pukul 13.00 WITA.

"Pencarian telah dilakukan oleh pihak keluarga dan masyarakat sekitar, namun tidak ditemukan," tambah Aminuddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Mutasi Polri, Pejabat Divpr...
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.