Liburan Tanpa Khawatir, Berikut Tips Seimbangkan Makan dan Olahraga
📅 Jumat, 04 Apr 2025, 06:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Zita Meirina
JAKARTA - Meskipun liburan identik dengan santai, menjaga tubuh tetap bergerak dengan olahraga ringan adalah kunci agar tetap sehat dan mencegah kenaikan berat badan berlebih.
Olahraga ringan sangat penting untuk membantu mengurangi lemak selama libur, terutama karena pola makan cenderung lebih bebas dan aktivitas fisik bisa berkurang.
Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr. Andhika Respati Sp.KO menyarankan masyarakat yang berusia di atas 50 tahun melakukan olahraga ringan untuk mengimbangi pola makan tinggi lemak dan kalori saat libur lebaran.
“Kalau (olahraga) low impact bisa pilih bersepeda atau berjalan kaki sih,” ujar dokter Andhika kepada ANTARA di Jakarta, Kamis.
Selain itu, dia juga menyarankan untuk olahraga yang disukai seperti renang atau berjalan di kolam renang selama 30-60 menit dan dapat dilakukan 3-5 kali dalam seminggu.
Senada, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Cipto Mangunkusumo dr. Faisal Parlindungan, Sp.Pd menyarankan agar saat libur Lebaran, masyarakat berolahraga ringan setidaknya 30 menit per hari. Olahraga yang dapat dilakukan seperti jalan santai, dan lainnya.
???????Faisal juga menyarankan agar masyarakat memperhatikan asupan makanan saat lebaran, termasuk menerapkan diet seimbang agar nilai gizi bagi tubuh tetap terpenuhi.
Ia menyarankan untuk menghindari memanaskan secara berulang makanan. Sebab proses tersebut menyebabkan penurunan nilai gizi dan makanan terutama pada produk sayur-sayuran, makanan berlemak seperti santan yang dipanaskan berulang bisa berubah menjadi zat berbahaya bagi tubuh.
Menghidangkan makanan sesuai porsi gizi seimbang juga sebaiknya lakukan, hal ini dapat dilakukan dengan pedoman “isi piringku” yang telah disusun oleh Kementerian Kesehatan. Pedoman ini memiliki tujuan untuk mengampanyekan konsumsi makanan sehat dan seimbang.
Dia juga mengingatkan untuk mengonsumsi makanan berserat terlebih dahulu seperti buah dan sayur, hal ini untuk mencegah lonjakan gula darah.
Lebaran yang juga identik dengan camilan manis seperti kue, camilan yang digoreng sebaiknya dibatasi atau dikurangi dan lebih memilih camilan yang lebih sehat.
“Konsumsi camilan yang lebih sehat, berupa camilan rendah gula dan tepung maupun tinggi kacang-kacangan atau buah,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!