Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Horor! Jalur Puncak Macet Hingga 12 Kilometer

📅 Rabu, 02 Apr 2025, 14:58 WIB | Oleh:
Horor! Jalur Puncak Macet Hingga 12 Kilometer Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Antrean panjang kendaraan dari Cianjur menuju Bogor, Jawa Barat, terus memanjang dengan laju kendaraan terhenti akibat tingginya volume kendaraan di jalur Puncak, Rabu (2/4).

CIANJUR - Jalur Puncak-Cianjur, Jawa Barat, pada H+1 Lebaran 2025 mengalami kemacetan panjang dengan antrean kendaraan mencapai 12 kilometer tepatnya di depan Istana Cipanas, sehingga pengguna jalan diminta memilih jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi.

Antrean panjang kendaraan sudah terjadi sejak Rabu pagi seiring diterapkannya sistem satu arah dari Bogor menuju Cianjur mulai dari Pintu Tol Ciawi-Bogor sampai kawasan Puncak Pass.

Antrean kendaraan menuju Bogor dari Cianjur terus memanjang, sehingga sejumlah rekayasa arus lalu lintas termasuk penyekatan diberlakukan petugas, serta mengarahkan pengendara untuk memilih jalur alternatif.

Bahkan petugas di Tugu Lampu Gentur, By Pass-Cianjur, mengarahkan pengendara dengan tujuan Bogor dan seterusnya untuk memilih jalur alternatif Jonggol atau Sukabumi, guna menghindari antrean terus memanjang sehingga terjadi penumpukan di jalur Puncak.

Sejumlah pengendara mengaku sudah terjebak antrean lebih dari 2 jam dengan laju kendaraan terhenti dan hanya bergerak beberapa meter selama penerapan sistem satu arah.

"Sejak pukul 11.00 WIB saya terjebak di jalur Puncak karena sistem satu arah dari Bogor ke Cianjur dilanjutkan dengan dari Bogor ke Jakarta satu arah, terpaksa menunggu karena hendak pulang ke Bogor, kalau dari Bogor ke Cianjur lancar, " kata pengendara Ridwan (35) warga Kabupaten Bogor.

Sementara ratusan petugas dari masing-masing pos pengamanan di sepanjang jalur Puncak, turun ke jalan guna mengatur arus lalu lintas agar tidak menumpuk sambil menunggu sistem satu arah diberlakukan menuju Bogor dari Puncak Pass-Cianjur.

Petugas juga mengarahkan pengendara ke sejumlah jalur alternatif di kawasan Cipanas, tepatnya di pertigaan Hanjawar tembus Puncak II atau Cikalongkulon tembus Jonggol karena belum ada kepastian terkait sistem satu arah menuju Bogor.

Kasatlantas Polres Cianjur AKP Hardian Ardianto mengatakan antrean panjang dengan laju terhenti di kawasan Puncak imbas padatnya volume kendaraan di jalur utama Bogor serta pemberlakuan sistem satu arah yang sudah diberlakukan sejak Rabu pagi.

"Kami berharap pengendara sabar mengantre karena kondisi jalur menuju Bogor dari Cianjur macet dan kendaraan tidak bergerak imbas dari sistem satu arah di wilayah hukum Bogor," katanya.

Pihaknya mengarahkan pengendara dengan tujuan Puncak, Bogor dan seterusnya dari arah Cianjur dapat melalui jalur alternatif Jonggol dan Sukabumi guna menghindari terjebak antrean di jalur Puncak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.