Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Soal Panic Buying BBM, ESDM Pastikan Harga Tetap dan Stok Aman

📅 Sabtu, 07 Mar 2026, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Soal Panic Buying BBM, ESDM Pastikan Harga Tetap dan Stok Aman Doc: ANTARA/Zumrotun Solichah
Ket. Antrean panjang warga membeli BBM di SPBU Jalan Ahmad Yani, Jember, Jawa Timur, pada Jumat (6/3/2026) akibat isu kelangkaan BBM.

JAKARTA – Di tengah memanasnya konflik geopolitik di Timur Tengah, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral memastikan masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

Pemerintah menegaskan bahwa harga BBM subsidi tetap dipertahankan dan stok energi nasional juga dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk menjelang periode mobilitas tinggi seperti Lebaran.

Secara analitis, kebijakan ini menunjukkan upaya pemerintah menjaga stabilitas ekonomi domestik di tengah tekanan eksternal. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran memang mendorong kenaikan harga minyak dunia dan meningkatkan ketidakpastian pasar energi global.

Namun melalui mekanisme subsidi dan pengelolaan cadangan energi, pemerintah berupaya meredam dampaknya terhadap daya beli masyarakat.

Dengan kata lain, stabilitas harga BBM subsidi bukan hanya soal energi, tetapi juga bagian dari strategi menjaga stabilitas sosial dan ekonomi nasional di tengah gejolak global.

Sebaiknya Anda baca juga:

“Perlu kami sampaikan agar masyarakat tetap tenang, karena pemerintah memastikan ketersediaan stok untuk memenuhi kebutuhan energi, terutama jelang Idul Fitri,” ujar Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (7/3).

Anggia menegaskan bahwa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pun telah menyampaikan pesan serupa, bahwasanya harga BBM bersubsidi, seperti Pertalite, tidak akan mengalami kenaikan di tengah dinamika harga minyak dunia saat ini.

Harga minyak melonjak tajam di tengah kekhawatiran gangguan pasokan dari Timur Tengah, Brent naik 4,93 persen ke 85,41 dolar AS per barel, sementara US WTI melonjak 8,51 persen ke 81,01 dolar AS per barel.

Harga tersebut lebih tinggi apabila dibandingkan dengan rata-rata harga minyak pada Januari 2026, di mana jenis Brent (ICE) sebesar 64 dolar AS per barel, dan US WTI berada di angka 57,87 dolar AS per barel.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak melakukan panic buying, tidak melakukan penimbunan yang nantinya justru bisa menyebabkan kelangkaan,” ucap Anggia.

Selain memastikan keamanan stok BBM, lanjut dia, pemerintah juga memastikan agar distribusi BBM ke daerah berjalan dengan lancar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Diwartakan sebelumnya, Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) meminta masyarakat di Aceh tidak panik karena persediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) cukup dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga Idul Fitri.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan ada berbagai langkah antisipasi telah dilakukan yakni mulai dari build up stock, penguatan sarana distribusi, hingga koordinasi aktif dengan berbagai pihak terkait.

Pertamina juga melakukan berbagai upaya penguatan layanan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi peningkatan konsumsi energi pada periode tersebut antara lain melalui build up stock serta memastikan kesiapan sarana dan fasilitas distribusi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.