Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bank Daerah Diperkuat, Ekonomi Indonesia Melesat

📅 Selasa, 25 Mar 2025, 13:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bank Daerah Diperkuat, Ekonomi Indonesia Melesat Doc: ANTARA/HO-Bank DKI.
Ket. Ilustrasi- Layanan mobile Bank DKI.

JAKARTA - Perbankan daerah adalah sistem perbankan yang terdiri dari bank-bank yang beroperasi di tingkat daerah atau regional, biasanya didirikan untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal. 

Di Indonesia, perbankan daerah umumnya mengacu pada Bank Pembangunan Daerah (BPD) yang dimiliki oleh pemerintah provinsi dan berfungsi untuk mendukung perekonomian daerah, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta proyek-proyek pembangunan daerah.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyampaikan pihaknya terus mendorong pengembangan serta penguatan peran perbankan daerah, termasuk perbankan syariah, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae melalui keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (25/3), juga menekankan pentingnya perbankan daerah untuk lebih memainkan peranannya agar perkembangan perbankan berkorelasi positif dengan kondisi perekonomian nasional dan perekonomian daerah.

Ia mengatakan bahwa perbankan daerah perlu terus meningkatkan kinerja dan kontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah masing-masing, sehingga secara agregat akan mendorong pertumbuhan ekonomi secara nasional.

“Kami mengharapkan sinergi antar pihak-pihak terkait di daerah, yakni Bank Indonesia, OJK dan lembaga terkait lainnya dapat terus ditingkatkan,” kata Dian.

Sebelumnya pada Jumat (21/3), kegiatan Dialog Bersama Industri Perbankan di wilayah Solo Raya diselenggarakan di Kantor OJK Solo. Menurut Dian, forum ini merupakan kesempatan yang baik untuk melakukan dialog terkait perkembangan perbankan daerah.

Sebagaimana yang diamanahkan undang-undang, OJK memiliki peran untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah melalui penciptaan dan pengembangan sumber-sumber ekonomi baru di daerah.

Selanjutnya, untuk mendukung peran perbankan daerah, OJK telah menerbitkan Roadmap Penguatan Bank Pembangunan Daerah 2024-2027 serta Roadmap Pengembangan dan Penguatan Industri BPR BPRS 2024-2027.

Pada Pertemuan Industri Tahunan Jasa Keuangan 2025 yang lalu, OJK telah memproyeksikan pertumbuhan kredit/pembiayaan perbankan pada tahun 2025 berada di kisaran 9-11 persen, didukung dengan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) yang meningkat di level 6-8 persen.

Menurut OJK, proyeksi ini merefleksikan prospek positif pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi dan ketegangan geopolitik yang masih terus berlanjut.

Perbankan nasional juga diharapkan dapat berperan aktif untuk menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan dengan penyediaan pembiayaan bagi pertumbuhan kegiatan perekonomian nasional.

Data OJK mencatat, industri perbankan nasional dalam kondisi stabil dengan pertumbuhan aset bank umum sebesar 6,34 persen year on year (yoy) pada Januari 2025 menjadi Rp12.410,7 triliun.

Kinerja intermediasi perbankan juga tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga. Pertumbuhan kredit tetap melanjutkan double digit growth sebesar 10,27 persen yoy menjadi Rp7.782,2 triliun. Di sisi lain, DPK perbankan tercatat tumbuh sebesar 5,51 persen yoy menjadi Rp8.879,3 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.