Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dalam Erupsi Skala Besar Gunung Lewotobi

📅 Jumat, 21 Mar 2025, 13:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa dalam Erupsi Skala Besar Gunung Lewotobi Doc: Badan Geologi
Ket. Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi delapan kilometer (8.000 meter).

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa atau korban meninggal dunia akibat erupsi berskala besar Gunung Lewotobi Laki-Laki, di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Jumat (21/3), menjelaskan ada 4.000 lebih pengungsi dan mereka cukup disiplin karena sejak erupsi pertama tahun lalu tidak kembali lagi ke rumah masing-masing.

Oleh karena itu pihaknya menilai ketika erupsi besar yang terjadi Kamis malam hingga dini hari tadi sampai melontarkan abu vulkanik setinggi 8.000 meter dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki tidak mengakibatkan korban jiwa.

"Letusan kemarin malam (Kamis) sampai dengan dini hari tadi ada satu korban luka, tapi yang bersangkutan sedang di kebun. Mereka pengungsi cukup disiplin, karena tidak kembali lagi ke rumah masing-masing," katanya kepada para jurnalis seusai rapat tingkat menteri membahas penanganan pasca-erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki yang dipimpin Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.

Gunung Lewotobi Laki-Laki meletus dan melontarkan abu vulkanik setinggi delapan kilometer (8.000 meter) ke udara dari puncak sehingga membuat Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan status kesiapsiagaan dari Level III menjadi Level IV (Awas).

Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid mengatakan tinggi kolom abu teramati lebih kurang delapan kilometer di atas puncak atau sekitar 9.584 meter dari permukaan laut saat erupsi yang terjadi pada Kamis (20/3) pukul 22.56 Wita.

Berdasarkan pengamatan dari tim pemantau gunung api di Flores Timur, kolom abu teramati berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal condong ke arah barat daya dan barat.

Erupsi tersebut terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.6 mm dan durasi lebih kurang 11 menit 9 detik.

Badan Geologi merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki termasuk pengunjung ataupun wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius tujuh kilometer dari pusat erupsi dan tidak beraktivitas secara sektoral pada arah barat daya - utara - timur laut gunung api itu sejauh delapan kilometer demi keselamatan.

Meskipun demkian, kata Wafid, masyarakat diharapkan tetap tenang dan selalu mengikuti arahan dari otoritas pemerintah, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di Flores Timur, sementara tim Badan Geologi juga akan terus melaporkan hasil pengamatan aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki.

Aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berlangsung sebagaimana yang dilaporkan oleh pengamat gunung api di Flores Timur, pada Jumat pukul 00.10 Wita teramati tinggi kolom erupsi lebih kurang 2,5 kilometer dari puncak. Amplitudo maksimum 47,3 mm dan berdurasi lebih kurang 1 menit 4 detik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Rona
Batasan Mengonsumsi Kafein ...
Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

Waspada! Prakiraan Cuaca BMKG Ada Potensi Hujan Pemicu Banjir dan Longsor di Sumut Rabu Besok

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.