Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI-Tiongkok Berkolaborasi dengan ForU AI Luncurkan Pusat Inovasi AI

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
RI-Tiongkok Berkolaborasi dengan ForU AI Luncurkan Pusat Inovasi AI Doc: AFP/Kirill KUDRYAVTSEV
Ket. Logo aplikasi Chat AI pada layar telepon pintar di Frankfurt am Main, Jerman, baru-baru ini.

Jakarta - Indonesia dan Tiongkok berkolaborasi dengan ForU AI meluncurkan pusat inovasi terobosan dalam kecerdasan buatan (AI), blockchain dan otomatisasi bernama AI Blockchain Centre Indonesia (ABCI).

Menurut keterangan tertulis ForU AI yang diterima di Jakarta, Rabu (19/3), pusat inovasi itu telah menerima dukungan dari Duta Besar Indonesia untuk Tiongkok Djauhari Oratmangun, yang menyoroti pentingnya diplomasi ekonomi yang digerakkan oleh teknologi antara kedua negara.

Seperti dikutip dari Antara, ForU AI adalah perusahaan teknologi yang berfokus pada privasi dan keamanan data dan memiliki platform yang terdiri dari jaringan AI dengan tiga komponen utama User dengan Identitas Digital Terdesentralisasi (D-iD), Community D-iD dan Community AI Agents.

Misi ForU AI adalah membawa ide, fandom, komunitas, hobi dan minat ke dalam blockchain, sehingga pengguna dapat menciptakan agen AI yang mandiri dan cerdas untuk memenuhi kebutuhan mereka, sambil memastikan bahwa kepentingan finansial yang tetap terjaga.

“Kemitraan ini menyoroti kekuatan kolaborasi Indonesia-Tiongkok dan potensi besar kepemimpinan sektor swasta dalam mendorong kemajuan teknologi. AI Blockchain Centre Indonesia adalah tonggak perjalanan Indonesia menuju menjadi pemimpin global dalam inovasi AI, blockchain dan otomatisasi,” kata Djauhari.

Disebutkan bahwa meski pusat inovasi itu beroperasi secara independen sebagai inisiatif swasta, pusat inovasi itu sejalan dengan tujuan yang lebih luas untuk meningkatkan inovasi lintas batas dan memperkuat perjalanan transformasi digital Indonesia.

Melalui kemitraan ini, kedua negara menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekosistem AI yang inklusif dan berkelanjutan. Pusat inovasi ini juga akan menjadi sarana pelatihan bagi talenta AI lokal, mempercepat adopsi teknologi, serta membuka peluang kerja baru di era digital.

Perubahan Berkelanjutan

Sementara itu, pendiri ForU AI, Pang Xue Kai, mengatakan fokus pusat inovasi itu adalah menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan memastikan Indonesia tetap berada di garis depan transformasi digital global.

“Dengan pendekatan yang dipimpin oleh sektor swasta, kami memiliki fleksibilitas untuk bergerak cepat, bereksperimen dengan berani, dan mendorong inovasi yang menghasilkan manfaat nyata bagi Indonesia,” kata Pang Xue Kai.

Selain itu, pusat inovasi itu juga bertujuan untuk mendorong terobosan teknologi yang mempercepat transisi Indonesia menuju ekonomi berbasis pengetahuan.

Disebutkan pula bahwa pusat inovasi itu akan berfungsi sebagai jembatan antara penelitian, bisnis dan kebijakan, dengan mengeksplorasi penerapan utama seperti identitas digital yang aman, transparansi rantai pasok, inklusi keuangan dan tata kelola data.

Menurut keterangan tersebut, pendekatan komprehensif pusat inovasi AI itu terhadap transformasi digital dibangun di atas enam pilar strategis, yaitu solusi inovatif AI, blockchain & otomatisasi inovasi; memperkuat kedaulatan digital Indonesia; kolaborasi teknologi internasional.

Dua pilar strategis lainnya adalah memberdayakan talenta siap AI, membangun ekosistem inovasi yang dinamis serta membentuk kebijakan AI & Blockchain.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Daftar Produk Usang Apple, Ada iPhone X dan MacBook Pro 15, Siap-siap Sulit Layanan Perbaikan!
    Preview komentar:
    Kami pakai produk Apple bukan utk diperbaiki, rusak ...
  • Sejahterakan Petani lewat Percepatan Hilirisasi Pangan
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah dalam mendorong percepatan hilirisasi pangan ...
  • BNI Perkuat Tata Kelola SDM lewat LSP dan Sertifikasi ISO
    Preview komentar:
    Langkah strategis BNI dalam mengintegrasikan lisensi resmi dari ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
gaia musik festival
Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

Presiden: Defisit RAPBN 2027 Ditargetkan 2,40 Persen, Turun Dari 2026

14 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.