Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Moratorium Obligasi Rekap Bisa Selamatkan Rupiah dari Keterpurukan

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Kendati Pemerintah sudah melakukan efisiensi belanja, namun APBN hingga Februari tetap mencatat defisit hingga 31 triliun rupiah karena koreksi penerimaan negara dari sektor pajak mencapai 30,19 persen. Situasi seperti itu mengakibatkan pemerintah sangat bergantung pada penerbitan SBN (surat berharga negara) untuk menutupi pembiayaan. Porsi SBN neto pada Februarai 2025 sebesar 238,8 triliun rupiah atau setara 37,2 persendari APBN.

Potensi hilangnya kontribusi Deviden BUMN karena di ahlikan ke Danantara, berpotensi menyebabkan kekurangan pendapatan sekitar 150 -160 triliun rupiah, dan ini bisa berdampak buruk pada kesehatan fiskal negara.

Realisasi pembiayaan pada Februari 2025 mencapai 224, 3 triliun rupiah atau setara 28,9 persen dari APBN.

Salah satu faktor struktural yang menyebabkan utang pemerintah membengkak adalah warisan obligasi rekapitulasi perbankan pasca krisis 1998, setidaknya dalam 27 tahun terakhir, pemerintah harus menanggung bunga berbunga dari obligasi rekap. Dan ini menjadi tekanan serius bagi anggaran negara. Dampaknya ruang fiskal semakin sempit dan memperberat upaya stabilisasi ekonomi.

Pelemahan rupiah tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi global seperti kebijakan moneter AS, tetapi juga dari masalah fundamentaldalam perekonomian Indonesia. Pemerintah perlu menyeimbangkan strategi antara menjaga stabilitas rupiah, memperkuat fundamental ekonomi, dan mengelola beban utang secara lebih efektif.

“Dengan strategi dan kebijakan moneter serta fiskal yang dilakukan saat ini, tidak akan efektif menstabilkan perekonomian Indonesia,”pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
Anggota DPRD DKI Minta Pena...
Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Perku...

UNPAR Bogor Resmi Dibuka

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
UNPAR Bogor Resmi Dibuka
Megapolitan
Basarnas Banten Berhasil Me...
Advertisement
Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

Trump Desak Zelensky Mundur di Tengah Serangan Russia yang Tewaskan 21 Orang

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.