Inovasi Stunting Hub dari Telkom, Mudahkan Posyandu Ujung Tekan Angka Stunting
📅 Kamis, 20 Mar 2025, 17:15 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Dok. Telkom
JAKARTA – Stunting masih menjadi tantangan besar di Indonesia, terutama pada anak-anak di usia emas pertumbuhan. Kurangnya asupan gizi yang cukup dan pola asuh seringkali menjadi penyebab utamanya, di samping faktor lain.
Mengutip data dari Kementerian Kesehatan RI, provinsi Jawa Barat merupakan salah satu wilayah dengan tingkat prevalensi stunting tinggi, mencapai 21,7 persen pada tahun 2023 atau diperkirakan terdapat 178.058 anak penderita stunting. Untuk itu, Telkom berinisiatif untuk meluncurkan aplikasi “Stunting Hub.”
Pada tahun 2024, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) sebagai perusahaan digital terdepan di Indonesia telah turut berpartisipasi aktif dalam upaya penurunan angka stunting pada anak Indonesia. Upaya tersebut dilaksanakan melalui program penanganan stunting berbasis digital dan penyaluran bantuan Paket Makanan Tambahan (PMT).
Kali ini Telkom menghadirkan Stunting Hub yang merupakan aplikasi inovatif dalam menekan angka stunting dan mengurangi tingkat rawan pangan dan gizi di Indonesia. Aplikasi ini dapat memudahkan ibu-ibu kader Posyandu dalam pendataan kesehatan seperti mencatat dan mengukur tinggi dan berat badan secara lebih tepat dan akurat.
Program tersebut telah berlangsung sejak bulan Oktober - Desember 2024 di Posyandu Anggrek, Cijambe, Ujung Berung, Jawa Barat. Pada pelaksanaannya, Telkom telah berhasil membantu lebih dari 100 balita.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menghadirkan “Stunting Hub”, Telkom juga memberikan wawasan kepada para orang tua tentang pentingnya pemenuhan gizi seimbang dan pemantauan tumbuh kembang anak. Melalui kegiatan sosialisasi, masyarakat diharapkan semakin sadar mengenai pentingnya pola asuh dan asupan nutrisi yang baik untuk generasi masa depan.
Senior General Manager Social Responsibility Telkom Hery Susanto menyampaikan, sebagai upaya penurunan angka stunting pada anak-anak Indonesia, Telkom telah meluncurkan aplikasi Stunting Hub yang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memantau tumbuh kembang anak.
“Inisiatif ini merupakan salah satu upaya Telkom untuk turut berkontribusi dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin ke-3, yaitu meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan,” ujarnya melalui siaran pers pada hari Kamis (20/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Telkom terus berupaya untuk terus menghasilkan dampak yang berkelanjutan dan signifikan dalam pengentasan stunting di Indonesia. Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, Telkom berharap aplikasi Stunting Hub dapat menjadi salah satu sarana pelayanan kesehatan yang dapat membantu mengukur pertumbuhan tumbuh kembang anak secara akurat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!