Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Digitalisasi Jalan Terus, Transaksi Keuangan Digital pada Februari 2025 Masih Cuan dan Bertumbuh

📅 Kamis, 20 Mar 2025, 14:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Digitalisasi Jalan Terus, Transaksi Keuangan Digital pada Februari 2025 Masih Cuan dan Bertumbuh Doc: ANTARA FOTO/Bayu Pratama S
Ket. Gubernur Bank Indonesa Perry Warjiyo (tengah) dan jajaran anggota dewan gubernur saat konferensi pers hasil RDG di Jakarta, Rabu (19/3/2025).

JAKARTA – Potensi ekonomi digital di Indonesia sangat besar dan terus berkembang pesat. Dengan dukungan infrastruktur, regulasi, dan inovasi, transaksi digital akan menjadi tulang punggung perekonomian di masa depan.

Namun, tantangan seperti keamanan, literasi digital, dan regulasi tetap perlu diatasi agar ekonomi digital dapat tumbuh secara berkelanjutan.

Bank Indonesia (BI) mencatat kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital pada Februari 2025 tetap tumbuh, didukung oleh sistem pembayaran yang aman, lancar, dan andal.

“Dari sisi transaksi, pembayaran digital (melalui aplikasi mobile dan internet) mencapai 3,38 miliar transaksi atau tumbuh 31,21 persen yoy pada Februari 2025 yang didukung oleh seluruh komponennya,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan Maret 2025 di Jakarta, Rabu (19/3).

Perry mengatakan volume transaksi pada aplikasi mobile dan volume transaksi pada internet juga terus meningkat masing-masing tumbuh sebesar 32,22 persen year on year (yoy) dan 16,51 persen (yoy) pada Februari 2025.

Demikian pula, volume transaksi pembayaran digital melalui QRIS tetap tumbuh tinggi sebesar 163,32 persen (yoy) pada Februari 2025 yang didukung peningkatan jumlah pengguna dan merchant.

Dari sisi infrastruktur, volume transaksi ritel yang diproses melalui BI-FAST mencapai 330,08 juta transaksi atau tumbuh 75,82 persen (yoy) dengan nilai mencapai Rp858,27 triliun pada Februari 2025.

Volume transaksi nilai besar yang diproses melalui BI-RTGS meningkat sebesar 4,66 persen (yoy) menjadi 807,18 ribu transaksi dengan nilai Rp14.749,90 triliun pada Februari 2025.

Sementara itu, dari sisi pengelolaan uang rupiah, uang kartal yang diedarkan (UYD) tumbuh 9,79 persen (yoy) menjadi Rp1.112,22 triliun pada Februari 2025.

Perry menyampaikan, stabilitas sistem pembayaran tetap terjaga. Hal ini ditopang oleh infrastruktur yang stabil dan struktur industri yang sehat.

Dari sisi infrastruktur, stabilitas sistem pembayaran tecermin pada penyelenggaraan Sistem Pembayaran Bank Indonesia (SPBI) yang lancar dan andal serta kecukupan pasokan uang dalam jumlah dan kualitas yang memadai pada Februari 2025.

Dari sisi struktur industri, interkoneksi antarpelaku dalam sistem pembayaran terus menguat diikuti oleh ekosistem Ekonomi Keuangan Digital (EKD) yang meluas.

Transaksi pembayaran berbasis Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP), catat BI, juga meningkat sejalan dengan perluasan tingkat adopsi.

“Ke depan, Bank Indonesia akan terus memastikan ketersediaan, keandalan, dan keamanan SPBI serta sistem pembayaran industri, termasuk memantau keandalan sistem peserta dalam memberikan pelayanan transaksi sistem pembayaran selama periode libur Ramadan dan Idulfitri 1446 Hijriah,” kata Perry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Bapanas: Realisasi Distribu...

Sentimen Negatif Dominan, 14 Juli 2026

32 menit yang lalu | Rizky

Ekonomi
Sentimen Negatif Dominan, 1...

Laporta Tegaskan Raphinha Bertahan di Barcelona

37 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
Laporta Tegaskan Raphinha B...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.