Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Yogyakarta Intensifkan Pengawasan Daging Jelang Lebaran 2025

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 20:33 WIB | Oleh:
Pemkot Yogyakarta Intensifkan Pengawasan Daging Jelang Lebaran 2025 Doc: Antara

Yogyakarta - Pemerintah Kota Yogyakarta meningkatkan pengawasan keamanan daging di pasar tradisional untuk mencegah peredaran daging yang tidak memenuhi standar higiene dan sanitasi menjelang Lebaran 2025.

"Selain dilakukan pengawasan, pelaku usaha juga mengikuti pemeriksaan produk pangan asal hewan dengan her keuring yang ada di Pos Herkeuring RPH Giwangan," ujar Ketua Tim Kerja Pengawasan Mutu Pangan Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kota Yogyakarta Yuanita Ari Astuti di Yogyakarta, Rabu.

1742390729_2f66f9bcba0785402050.jpg

Sejak awal Ramadan, menurut dia, jumlah daging yang masuk ke Kota Yogyakarta meningkat signifikan, sehingga pengawasan dilakukan lebih ketat, terutama di pasar-pasar utama, seperti Pasar Beringharjo, Pathuk, Kranggan, Sentul, dan Kotagede.

Pengawasan dilakukan bersama Dinas Perdagangan dan Satpol PP pada Rabu (19/3) dini hari, mulai pukul 03.00 WIB.

"Hasilnya, tidak ditemukan pelanggaran yang berkaitan dengan Perda Kota Yogyakarta Nomor 21 Tahun 2009 tentang Pemotongan Hewan dan Penanganan Daging," ujarnya.

Berdasarkan data DPP Kota Yogyakarta hingga 18 Maret 2025, rata-rata daging sapi yang masuk ke kota ini mencapai 2.650 kilogram per hari, sementara daging babi mencapai 1.700 kilogram per hari. Seluruh daging tersebut dipastikan telah melewati pemeriksaan di Pos Herkeuring RPH Giwangan.

Saat ini, sebanyak 24 pelaku usaha telah terdaftar membawa daging dari luar daerah melalui posko tersebut.

Selain melakukan pengawasan, kata Ari, pihaknya juga memberikan edukasi kepada pedagang terkait standar kebersihan dan higiene, seperti pemisahan daging dan jeroan, kebersihan alat potong, serta penggunaan celemek dan sarung tangan bagi penjual.

Medik Veteriner Pertama DPP Kota Yogyakarta Praditya menekankan pentingnya pengawasan ketat untuk mencegah pencemaran bakteri berbahaya seperti Bacillus dan Staphylococcus yang dapat menyebabkan keracunan makanan.

"Saat ini, uji laboratorium yang bisa kami lakukan masih terbatas pada total plate count (TPC), yang hanya menghitung jumlah bakteri tanpa mengidentifikasi spesiesnya. Kami berharap ke depan dapat melakukan uji isolasi bakteri yang lebih spesifik agar potensi bahaya kesehatan bisa dipetakan lebih jelas," katanya.

Sebagai langkah tambahan, DPP juga menggelar uji spesies menggunakan spesies test kit di Pasar Beringharjo dan Pasar Kotagede untuk memastikan tidak ada pemalsuan daging.

Hasilnya, kata dia, menunjukkan bahwa daging yang diperjualbelikan di dua pasar tersebut bebas dari kontaminasi bakteri berbahaya.

Terkait dengan penggilingan daging non-halal, Praditya mengungkapkan bahwa hingga saat ini, Kota Yogyakarta belum memiliki tempat penggilingan daging yang secara khusus menangani daging non-halal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Paus Leo XIV Masuk Rumah Sa...
Advertisement
Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

Ochi Rosdiana dan Jeff Smith Ungkap Pengalaman Mistis di Balik Film Lingsir Wengi: Motel Malioboro

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.