Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Menambah Fasilitas Pengasuhan Anak Terdaftar DTKS 

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 22:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKI Menambah Fasilitas Pengasuhan Anak Terdaftar DTKS  Doc: ANTARA
Ket. Fasilitator menemani anak usia dini bermain di Rumah Anak SIGAP yang terletak di TK Negeri Jatinegara 01, Jakarta Timur, Jakarta.

JAKARTA– Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menambah satu fasilitas pengasuhan anak yang orang tuanya terdaftar dalam Data Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki gaji di bawah upah minimum provinsi (UMP).

"Taman Anak Sejahtera itu semacam daycare (penitipan anak) yang dibiayai Pemprov DKI Jakarta. Ada masyarakat yang berada pada DTKS, gajinya di bawah UMP, mereka ingin bekerja tapi mereka tidak punya tempat untuk pengasuhan anak," kata Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari dalam rapat kerja bersama Komisi E DPRD DKI, di Jakarta Pusat, Rabu (19/3).

Fasilitas tersebut berlokasi di Kebon Bawang, Jakarta Utara dan siap diresmikan pada akhir Mei 2025 oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung.

"Quick wins (program percepatan) dari Gubernur Jakarta, kami diminta untuk membentuk lagi satu Taman Anak Sejahtera yang rencananya akan dibuka oleh Gubernur di akhir Mei 2025," ujar Premi.

Ini menjadi Taman Anak Sejahtera (TAS) ketiga yang dimiliki Pemprov DKI selain di Duren Sawit, Jakarta Timur dan satu di wilayah Jakarta Pusat.

Anggaran dana untuk pembangunan TAS bukan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta, melainkan bersumber dari bantuan program tanggung jawab sosial (CSR) salah satu BUMD dan Baznas-Bazis DKI Jakarta.

Anak-anak yang dititipkan di TAS dibatasi jumlahnya yakni 30 orang. Selama di TAS, mereka mendapat sarapan, camilan, susu, hingga bimbingan guru.

"Kami akan membuka pendaftaran di bulan April untuk menerima anak-anak. Pagi mereka dititipkan sore dijemput oleh orang tuanya," ujar Premi.

Dia menambahkan, secara bertahap akan memasukkan pembentukan TAS dalam rencana strategis Dinsos DKI.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, setiap tahun kami akan mencari satu lokasi satu tambahan untuk Taman Anak Sejahtera," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.