Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sambut Baik Gencatan Senjata, Ukraina Minta Russia Tulus Akhiri Perang

📅 Senin, 17 Mar 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sambut Baik Gencatan Senjata, Ukraina Minta Russia Tulus Akhiri Perang Doc: Sergei SUPINSKY/AFP
Ket. Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy.

JAKARTA - Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu (15/3) menyambut baik usulan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memberlakukan gencatan senjata tanpa syarat selama 30 hari.

Zelenskyy mengatakan bahwa Ukraina mendukung usulan itu sebagai langkah menuju perdamaian dalam konflik dengan Russia.

Menurut Zelenskyy, mitra internasional semakin mengakui upaya diplomatik dari pihak Ukraina. Oleh sebab itu, Russia seharusnya juga merespon dengan menunjukkan niat tulus untuk mengakhiri perang atau menghadapi tekanan yang meningkat.

Jika Russia setuju dengan gencatan senjata kata Zelenskyy, maka mereka harus menunjukkan kemauan untuk mengakhiri perang.

“Itulah yang ditunggu semua orang,” kata Zelenskyy.

Saat berbicara kepada wartawan di Kyiv, Zelenskyy mengatakan bahwa diskusi di Jeddah telah memperkuat posisi Ukraina dan meneguhkan sikap para sekutu negara itu.

Dia menegaskan penolakan Russia terhadap usulan itu tidak hanya akan menunjukkan penentangan terhadap Ukraina, tetapi juga terhadap Trump.

“Putin hanya mencari posisi untuk mencegah perang berakhir,” kata Zelenskyy.

Dia juga membantah laporan Russia tentang pasukan Ukraina yang terkepung di wilayah Kursk, dan menyebutnya sebagai kebohongan Putin.

Zelenskyy mengatakan pasukan Russia berusaha mengepung pasukan Ukraina di wilayah Ukraina, tetapi militer Ukraina menyadari situasi itu.

Dia juga menekankan perlunya jaminan keamanan tertulis bagi Ukraina dan menyinggung isu rekonstruksi pasca-perang yang diusulkan Jerman dan Turki. “Ini adalah sinyal yang sangat positif. Ini menunjukkan bahwa semua orang percaya perang dapat diakhiri,” katanya.

Soal keanggotaan di NATO, Zelenskyy menegaskan lagi bahwa Russia tidak punya hak veto atas aliansi pertahanan Ukraina.

“Mereka tidak memiliki kewenangan hukum di sini, dan tidak boleh diberi kesempatan menggunakan pengaruh mereka,” katanya.

Zelenskyy menekankan bahwa militer Ukraina yang kuat adalah hal penting bagi pertahanan Ukraina dan keamanan Eropa. Dia juga mendesak tindakan dan komitmen para sekutu untuk membantu militer Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Liga Arab Kukuhkan Nabil Fahmy sebagai Sekjen

22 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Nasional
Stimulus Harus Diikuti Refo...

Wabah Ebola Kongo Tembus 1.000 Kasus

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.