Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hindari Makanan Berminyak saat Berbuka Bisa Mencegah Gangguan Pencernaan

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hindari Makanan Berminyak saat Berbuka Bisa Mencegah Gangguan Pencernaan Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni.

TANGERANG – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengimbau kepada masyarakat untuk menghindari makanan berat atau berminyak saat berbuka puasa untuk mencegah alami gangguan pencernaan.

"Saat berbuka puasa, mulailah dengan makanan yang ringan seperti kurma dan air putih. Jangan yang terlalu berat agar lambung tidak bekerja terlalu keras setelah seharian berpuasa," kata dr. Dini Anggraeni di Tangerang, Minggu (16/3).

Saat sahur, usahakan untuk mengonsumsi makanan yang mudah dicerna, rendah lemak dan kaya serat seperti oatmeal, pisang, atau roti gandum. "Hindari makanan pedas, asam, atau bersantan karena dapat memicu produksi asam lambung berlebih," ujarnya.

Lalu jangan melewatkan sahur karena dapat meningkatkan risiko asam lambung naik sebab lambung dalam keadaan kosong dalam waktu yang lebih lama. Pastikan untuk sahur dengan porsi yang cukup agar energi tetap terjaga sepanjang hari.

Pastikan tubuh tetap terhidrasi cukup minum air putih selama sahur dan berbuka. Hindari minuman berkafein seperti kopi atau teh dalam jumlah berlebihan karena dapat merangsang produksi asam lambung.

Stres dapat memperburuk kondisi maag sehingga penting untuk mengelola stres dengan baik. Luangkan waktu untuk beristirahat dan melakukan aktivitas yang menenangkan, seperti meditasi atau membaca buku.

Makan dalam porsi besar sekaligus dapat membuat lambung bekerja lebih keras dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Sebaiknya makan dalam porsi kecil namun sering, terutama saat berbuka dan sahur.

"Langsung tidur setelah makan dapat menyebabkan asam lambung naik ke kerongkongan, yang bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Beri jeda sekitar 2-3 jam setelah makan sebelum berbaring atau tidur," katanya.

Ia menuturkan gangguan pencernaan seperti maag, asam lambung naik atau gastroesophageal reflux disease (GERD) sering kali menimbulkan ketidaknyamanan, seperti perut kembung hingga sensasi terbakar di bagian perut atas.

"Ada beberapa faktor yang dapat memicu maag kambuh, antara lain pola makan yang tidak teratur, konsumsi makanan yang memicu produksi gas, stres, hingga emosi yang tidak terkendali," katanya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Gaji PPPK Dibayar APBN, Gub...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.