Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Kecam Penerapan Tarif Impor Baja dan Aluminium Amerika Serikat

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 01:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Kecam Penerapan Tarif Impor Baja dan Aluminium Amerika Serikat Doc: istimewa
Ket. tiongkok

BEIJING - Pemerintah Tiongkok pada Rabu (12/3) mengecam baik penerapan tarif atas impor baja dan aluminium ke Amerika Serikat (AS) dari semua negara maupun pungutan dagang lainnya oleh AS, tetapi terbuka untuk melakukan negosiasi.

"Tiongkok percaya bahwa proteksionisme tidak akan menghasilkan apa-apa, dan perang tarif dagang tidak akan menghasilkan pemenang tapi kami percaya bahwa cara yang tepat adalah dengan mengatasi masalah satu sama lain melalui dialog dan konsultasi atas dasar kesetaraan dan rasa saling menghormati," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing.

Sebelumnya Presiden Donald Trump secara resmi mengenakan tarif 25 persen atas semua impor baja dan aluminium ke AS pada Rabu dengan tujuan membantu menciptakan lapangan kerja di pabrik-pabrik AS.

Meskipun berlaku untuk semua negara, tarif terbaru akan berdampak besar pada Kanada karena negara tersebut memasok sekitar 50 persen impor aluminium dan 20 persen impor baja ke AS.

Pemasok baja utama lainnya ke AS termasuk Brasil dan Meksiko, sementara Uni Emirat Arab dan Korea Selatan termasuk di antara pemasok aluminium teratas.

Sedangkan terhadap Tiongkok, Trump telah mengenakan tarif sebesar 10 persen untuk hampir semua produk impor dari Tiongkok sejak awal Februari dan menaikkan tarif menjadi 20 persen pada 4 Maret 2025.

Presiden Trump mengatakan tindakan itu dimaksudkan untuk menekan Tiongkok agar mengurangi distribusi fentanil ke AS.

"Apa yang dilakukan AS sangat melanggar aturan WTO, merusak sistem perdagangan multilateral berbasis aturan, dan tidak bermanfaat untuk menyelesaikan masalah. Tiongkok akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan hak dan kepentingannya yang sah," ucap Mao Ning.

Mao Ning menyebut bubungan dagang Tiongkok-AS didasarkan pada interaksi dua arah dan timbal balik. "Kerja sama akan menghasilkan keuntungan bersama dan saling menguntungkan, dan Tiongkok pasti akan mengambil tindakan balasan sebagai tanggapan terhadap tekanan yang sewenang-wenang," ujar Mao Ning.

Tiongkok diketahui mengirimkan barang ke AS senilai sekitar 440 miliar dollar AS setiap tahunnya. Tarif rata-rata untuk barang-barang Tiongkok di AS saat ini mencapai 39 persen, naik dari 3 persen ketika Trump berkuasa pertama kali delapan tahun lalu.

Sebagai balasan atas tindakan AS, Tiongkok mengenakan tarif terhadap produk-produk pertanian asal AS pada Senin (10/3).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.