House of Tugu, Wisata Sejarah dan Kuliner
📅 Kamis, 13 Mar 2025, 17:31 WIB | Oleh: Opik
Selain Babah Koffie, House of Tugu juga memiliki restoran lainnya yaitu Jajaghu. Restoran tersebut terletak di bagian terdalam dari bangunan bersejarah ini. Bisa dikatakan sebagai penghubung antara House of Tugu dan Babah Koffie by Kawisari. Untuk menuju ke restoran tersebut, pengunjung akan dibuat terkesima dengan beragam koleksi benda antik bernilai historis tinggi, seperti Gerbang Kelenteng suci dari Burma yang dibuat pada tahun 1750. Ada juga berbagai artefak kuno berupa dewa – dewa dari mitologi Jepang yang pernah diberikan kepada kempetai sewaktu mengusai negeri ini, hingga penemuan bersejarah lainnya yang dikoleksi oleh sang pemilik Gedung, Oei Tiong Ham, dikoleksi dari buah perjalanannya ke berbagai penjuru dunia.

Sayangnya, kisah sang legendaris yang turut mengukir sejarah konglomerasi besar di Hindia Belanda dan dunia internasional itu pun, seiring berjalannya waktu mulai terlupakan. Kini berkat kehadiran House of Tugu termasuk restoran Babah Koffie by Kawisari, cerita besar dari seorang miliarder tersebut kembali hidup.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bukan sekadar menikmati hidangan, tetapi dengan menyelami pengalaman kuliner di tempat ini juga turut mempelajari sejarah Batavia yang autentiknya masih terjaga. Apalagi di momen Ramadhan ini, tempat tersebut membuat momen berbuka puasa menjadi berbeda dengan atmosfer dari sisi lain Kota Tua Jakarta. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!