Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Untuk Hadirkan Aplikasi Ramah Remaja, TikTok Luncurkan Fitur Pembatasan Akses Tambahan

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 13:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Untuk Hadirkan Aplikasi Ramah Remaja, TikTok Luncurkan Fitur Pembatasan Akses Tambahan Doc: ANTARA/Harianto

JAKARTA - Dalam upaya menghadirkan aplikasi ramah remaja, TikTok selama ini mengandalkan orang tua untuk mengawasi penggunaan aplikasi melalui fitur Family Pairing yang memungkinkan orang tua membatasi waktu menonton dan memblokir konten tertentu.

Kini, platform media sosial ini memperkenalkan tambahan fitur yang memungkinkan orang tua yang menjadi pendamping remaja dalam Family Pairing untuk menentukan kapan aplikasi dapat diakses oleh remaja dan melihat koneksi anak remaja mereka.

Menurut siaran Engadget pada Selasa (11/3), fitur baru yang dinamai Time Away itu memungkinkan orang tua mengatur kapan TikTok bisa diakses menggunakan perangkat milik anak remaja mereka.

Contohnya, orang tua dapat menonaktifkan akses ke TikTok selama perjalanan akhir pekan atau selama waktu makan malam alih-alih hanya menetapkan batas waktu melihat layar harian.

Orang tua dapat pula menerapkan pembatasan akses berulang jika ingin menyederhanakan penjadwalan penggunaan aplikasi setiap minggu.

Remaja dapat mengajukan permintaan waktu tambahan, tetapi mereka hanya bisa mendapatkannya dengan persetujuan dari orang tua.

Selain itu, orang tua kini dapat melihat siapa saja yang diikuti atau mengikuti akun anak remajanya serta akun yang telah mereka blokir.

TikTok mengklaim fitur barunya akan membantu orang tua "lebih siap melakukan percakapan berkelanjutan dengan remaja serta membantu remaja meningkatkan keterampilan digital yang mereka butuhkan."

Platform media sosial ini juga menambahkan fitur unik untuk membatasi waktu remaja melihat layar.

Pengguna TikTok berusia di bawah 16 tahun yang masih menggunakan aplikasi setelah pukul 22.00 akan melihat layar mereka diambil alih oleh pop-up yang memainkan musik menenangkan.

Namun, pop-up musik ini bisa dimatikan apabila mereka ingin melanjutkan menonton konten di TikTok.

Dalam beberapa pekan mendatang, TikTok juga berencana menguji penambahan latihan meditasi ke pop-up ini. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.