Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkop: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Saingan BUMDes

📅 Rabu, 12 Mar 2025, 14:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkop: Koperasi Desa Merah Putih Bukan Saingan BUMDes Doc: ANTARA/ HO-Kemenkop
Ket. Menkop Budi Arie Setiadi dalam rapat koordinasi dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), di Jakarta, Selasa (11/3/2025).

JAKARTA – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi mengatakan kehadiran Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mematikan atau menggantikan koperasi ataupun Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang masih ada hingga saat ini.

Menurutnya, kehadiran koperasi desa (kopdes) ini justru akan menjadi pelengkap dari upaya pemerintah untuk mempercepat pembangunan perekonomian di desa.

“BUMDes kami pastikan masih tetap ada, kopdes ini menjadi semangat baru karena skemanya baru terutama dari segi model bisnisnya. Koperasi menjadi instrumen pemerataan ekonomi khususnya ekonomi rakyat," kata Budi Arie dalam jumpa pers seusai bertemu dengan Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi), di Jakarta, Selasa (11/3).

Ia menjelaskan bahwa Koperasi Desa Merah Putih ini akan menjadi solusi bagi segala permasalahan di desa, khususnya soal kemiskinan dan ketimpangan ekonomi.

Kopdes Merah Putih disebutnya dapat menjadi pengumpul (agregator) bagi hasil produksi dari petani saat musim panen raya, sehingga dapat membantu menjaga ketahanan pangan yang dimulai dari desa.

Selain itu, Kopdes Merah Putih, menurutnya, akan menjadi solusi bagi permasalahan tengkulak yang kerap memainkan harga sehingga merugikan produsen maupun konsumen.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menambahkan bahwa adanya penolakan pembentukan Kopdes Merah Putih dari beberapa kepala desa muncul karena adanya miskomunikasi. Untuk itu, forum rapat koordinasi dengan Apdesi itu diharapkan dapat meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.

Mendagri akan mengeluarkan surat edaran agar seluruh unsur di tingkat desa dapat memberikan dukungan maksimal, karena keberadaan koperasi ini justru akan menguntungkan desa.

Surat edaran tersebut juga akan memuat poin-poin pengawasan yang melibatkan peran aktif dari seluruh unsur aparat di desa.

Selain itu, ia menambahkan perlu dibuatnya Instruksi Presiden (Inpres) terkait Kopdes Merah Putih agar para kementerian dan lembaga juga mengetahui tugasnya masing-masing.

Ketua Umum Apdesi Surtawijaya menegaskan bahwa seluruh anggota Apdesi menyatakan kesiapannya untuk mendukung program pembentukan Kopdes Merah Putih.

"Setelah audiensi ini, kami Apdesi dari Sabang sampai Merauke melihat Kopdes Merah Putih bukan hanya lompatan lagi, yang awalnya kami ragu tapi setelah mendengar penjelasannya kami kepala desa siap mendukung percepatan pembentukan Kopdes Merah Putih," kata Surtawijaya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

21 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.