Mark Carney Pengganti Justin Trudeau Siap Menantang Donald Trump
📅 Senin, 10 Mar 2025, 09:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Medium
OTTAWA - Partai Liberal Kanada dengan suara mayoritas memilih Mark Carney sebagai perdana menteri berikutnya pada hari Minggu (9/3), saat mantan bankir sentral itu memperingatkan tentang "hari-hari gelap" yang dibawa oleh Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump.
Carney tak membuang waktu untuk mengambil sikap menantang presiden AS yang dituduhnya "menyerang pekerja, keluarga, dan bisnis Kanada."
"Kita tidak bisa membiarkan dia berhasil," imbuh pria berusia 59 tahun itu, yang akan menggantikan pemimpin Liberal yang akan lengser, Justin Trudeau, dalam beberapa hari mendatang.
Carney mungkin tidak akan menduduki jabatan itu lama-lama.
Kanada harus menyelenggarakan pemilu pada bulan Oktober, tetapi bisa saja pemilu dadakan akan dilaksanakan dalam beberapa minggu. Jajak pendapat terkini menempatkan partai oposisi Konservatif sebagai favorit tipis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam pidato kemenangannya di hadapan khalayak pendukung partai yang riuh di Ottawa, Carney memperingatkan bahwa Amerika Serikat di bawah Trump sedang berupaya menguasai Kanada.
"Orang Amerika menginginkan sumber daya kita, air kita, tanah kita, negara kita," katanya.
"Ini adalah hari-hari gelap, hari-hari gelap yang disebabkan oleh negara yang tidak bisa lagi kita percayai."
Sebaiknya Anda baca juga:
Carney, yang sebelumnya memimpin Bank Kanada dan Bank Inggris, secara telak mengalahkan penantang utamanya, mantan wakil perdana menteri Trudeau, Chrystia Freeland, yang memegang beberapa posisi kabinet senior dalam pemerintahan Liberal yang pertama kali terpilih pada tahun 2015.
Carney memperoleh 85,9 persen dari sekitar 152.000 suara yang diberikan. Freeland hanya memperoleh delapan persen suara.
Carney berkampanye dengan janji akan melawan Trump.
Presiden AS Donald Trump berulang kali berbicara soal mencaplok Kanada dan mengacaukan perdagangan bilateral, urat nadi ekonomi Kanada, dengan tindakan tarif yang memusingkan yang telah berbelok ke berbagai arah sejak ia menjabat.
Dalam pidato perpisahannya sebelum hasil pemilu diumumkan, Trudeau mengatakan, "Rakyat Kanada menghadapi tantangan eksistensial dari tetangga mereka."
Krisis Paling Serius
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!