Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Celine Dion Peringatkan Penggemar untuk Berhati-hati soal Lagu ‘Palsu’

📅 Minggu, 09 Mar 2025, 23:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Celine Dion Peringatkan Penggemar untuk Berhati-hati soal Lagu ‘Palsu’ Doc: IOC
Ket. Celine Dion

JAKARTA - Penyanyi Celine Dion memperingatkan penggemar untuk berhati-hati dengan lagu-lagu "palsu" yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) yang beredar di platform daring.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di Instagram, pada Jumat (7/3), perwakilan dari pelantun It's All Coming Back To Me Now itu menulis sebuah pernyataan keprihatinan terkait beredarnya lagu "palsu" yang mengaku sebagai karya asli dirinya.

"Telah menjadi perhatian kami bahwa musik hasil rekayasa AI yang tidak berizin yang mengaku memuat penampilan musik Celine Dion, serta nama dan rupa Celine Dion, saat ini beredar secara daring dan di berbagai Penyedia Layanan Digital," kata pernyataan tersebut, dikutip dalam laporan NME, pada Sabtu (8/3) .

"Harap diperhatikan bahwa rekaman ini palsu dan tidak disetujui, dan bukan lagu dari diskografi resminya," lanjut dia.

Meskipun mereka tidak menyebutkan nama lagu tertentu, sebuah cover lagu gospel Heal Me Lord karya Dion yang dibuat dengan AI baru-baru ini diunggah ke YouTube dan telah ditonton lebih dari satu juta kali.

Dion telah bergabung dengan banyak musisi yang menentang AI tahun lalu. Di Inggris khususnya, para artis telah memprotes rencana pemerintah untuk mengubah undang-undang hak cipta agar pengembang AI dapat menggunakan konten kreator secara penuh di internet jika mereka melakukan penambangan data atau teks untuk membantu mengembangkan model mereka.

Usulan tersebut akan memberikan seniman atau kreator "hak istimewa" untuk memilih tidak ikut serta, tetapi telah dikritik oleh banyak pihak yang percaya bahwa mustahil bagi seorang individu untuk memberi tahu ribuan penyedia layanan AI yang berbeda, atau memantau apa yang terjadi pada karya mereka di seluruh internet.

Selain itu, Brian May dari Queen juga angkat bicara tentang usulan pemerintah. "Ketakutan saya adalah sudah terlambat, pencurian ini sudah dilakukan dan tidak dapat dihentikan, seperti banyak serangan yang dilakukan oleh pemilik miliarder Al dan media sosial yang sangat arogan terhadap kehidupan kita. Masa depan sudah berubah selamanya," ujar dia.

Paul McCartney juga mengkritik perubahan yang diusulkan, dengan mengatakan jika hal itu terus berlanjut maka akan memungkinkan AI untuk menipu seniman dan mengakibatkan "hilangnya kreativitas".

Demikian pula, Jimmy Page dari Led Zeppelin telah mengecam usulan tersebut. "Ketika AI memanfaatkan kreativitas manusia untuk menghasilkan konten, ia sering melakukannya tanpa izin, atribusi, atau kompensasi. Ini bukanlah inovasi; ini eksploitasi".

Selain itu, lebih dari 1.000 artis termasuk Damon Albarn, Kate Bush dan Annie Lennox merilis album bisu sebagai protes terhadap rencana perubahan undang-undang hak cipta AI yang direncanakan oleh pemerintah Inggris. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Transjakarta Gelar ajang La...
Olahraga
Couch Herdman Ajak Tim Teta...

Bediding Bukan Fenomena Cuaca Ekstrem

48 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Bediding Bukan Fenomena Cua...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.