Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pererat Kerja Sama! Menkeu Bahas Kemitraan Strategis dengan Jepang

📅 Jumat, 07 Mar 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pererat Kerja Sama! Menkeu Bahas Kemitraan Strategis dengan Jepang Doc: istimewa
Ket. RI-Jepang Sepakat Perkuat Kemitraan

JAKARTA – Pemerintah menegaskan komitmen Indonesia untuk memperkuat kemitraan dengan Jepang di multi sektor. Penegasan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat bertemu Duta Besar Jepang untuk Indonesia Masaki Yasushi dan Chief Investment Officer (CIO) Development Bank of Japan (DBJ) Shingo Kobayashi.

"Melalui pertemuan hari ini, kami berkomitmen akan terus memperkuat kolaborasi yang berkelanjutan bagi ekosistem keuangan Indonesia," kata Sri Mulyani, dikutip dari akun Instagram @smindrawati di Jakarta, Kamis (6/3).

Menkeu menjelaskan DBJ merupakan bank milik pemerintah Jepang dan sejak 2023 telah bekerja sama dengan Indonesia Investment Authority (INA) dalam mendorong solusi modal hibrida (hybrid capital solutions). Kemitraan dengan DBJ bertujuan untuk mendorong investasi sektor swasta, pertumbuhan berkelanjutan, dan memperkuat pasar keuangan Indonesia melalui solusi permodalan yang inovatif dan berdampak.

Di sisi lain, Indonesia dan Jepang memperkuat hubungan bilateral dengan memperluas kerja sama di sektor perusahaan rintisan (startup), ekonomi digital, industri hijau, serta pengembangan kapasitas tenaga kerja. Kesepakatan ini tercapai dalam pertemuan Public-Private Dialogue Track (PPDT) 1.5 ke-3 yang digelar pada 28 Februari lalu, yang melibatkan pemerintah serta sektor swasta dari kedua negara.

Perluasan Kolaborasi

Dalam sesi pembahasan ekonomi digital dan startup, Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Edi Prio Pambudi menekankan pentingnya perluasan kolaborasi antara Indonesia dan Jepang untuk saling meningkatkan keunggulan masing-masing negara. “Salah satu inisiatif yang akan didorong adalah program Fast Pitch Track Jepang-Indonesia,” ujarnya.

Kedua negara sepakat untuk memperdalam kerja sama dalam pengembangan ekosistem yang mendukung pertumbuhan startup dan bisnis berbasis inovasi. Kemenko Perekonomian dan METI juga akan memulai diskusi intensif untuk mempromosikan kolaborasi lebih lanjut di sektor pengembangan kecerdasan artifisial (AI).

Selain di sektor digital, pertemuan ini juga membahas kerja sama di industri hijau. Jepang turut membawa agenda Asia Zero Emission Community (AZEC) yang mencakup berbagai proyek potensial untuk mendukung agenda hilirisasi mineral dan transisi energi Indonesia ke energi baru dan terbarukan (EBT).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.