Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikdasmen: Jadwal Belajar di Rumah Selama Ramadan Bertambah, Kini Tinggal Tunggu SKB Tiga Menteri

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikdasmen: Jadwal Belajar di Rumah Selama Ramadan Bertambah, Kini Tinggal Tunggu SKB Tiga Menteri Doc: Muhamad Marup
Ket. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, di Jakarta, Selasa (4/3).

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, mengatakan jadwal belajar di rumah selama Ramadan 2025 akan bertambah. Terkait kepastiannya, dia meminta masyarakat untuk menunggu surat edaran terbaru yang akan diterbitkan dalam waktu dekat.

“Tinggal menunggu SKB tiga menteri. Mudah-mudahan itu bisa memberikan jawaban terkait pembelajaran di bulan Ramadan,” ujar Mu’ti, di Jakarta, Selasa (4/3).

Dia menuturkan, siswa sekolah atau madrasah diwajibkan belajar mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat mulai 27-28 Februari dan 3-5 Maret 2025. Pembelajaran di sekolah atau madrasah pada 6-20 Maret 2025. “Kemudian 21-28 Maret, 2-8 April itu libur Idul Fitri bagi sekolah atau madrasah,” jelasnya.

Mu’ti menjelaskan, perubahan ini sesuai dengan hasil pertemuan dengan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi. Selain itu, keputusan ini juga menindaklanjuti dimbauan dari Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono terkait Work From Anywhare (WFA).

“Sesuai dengan pertemuan dengan Menhub, tentang WFA dan imbauan arahan dari pak AHY supaya libur H-7, ungkapnya.

Sementara itu, Pakar Sosiologi Pendidikan Universitas Airlangga, Tuti Budirahayu, mengatakan, guru dan orang tua memiliki peran dalam membimbing siswa selama Ramadan. Menurutnya, perlu ada kesepakatan antara guru, siswa, dan orang tua dalam menyusun jadwal kegiatan.

Dia menyarankan orang tua mengecek aktivitas anak setelah pulang bekerja. Menurutnya, kecanduan gawai menjadi tantangan yang perlu diatasi selama Ramadan.

“Anak-anak perlu dialihkan ke kegiatan ibadah dan aktivitas produktif. Peerlu juga kerja sama antara anak, orang tua, dan guru agar Ramadan menjadi lebih bermakna,” katanya.

Tuti menyebut, kegiatan produktif selama puasa dapat meningkatkan prestasi akademik dan keterampilan sosial siswa. Menurutnya, bulan Ramadan melatih siswa dalam menginternalisasi nilai-nilai sosial.

Dia melanjutkan, selama Ramadan siswa belajar mengelola waktu lebih baik melalui aktivitas terstruktur. Menurutnya, kondisi tersebut dapat berpengaruh pada efektivitas belajar dan kesiapan menghadapi tantangan akademik setelah Ramadan. “Jika dijalankan dengan baik, kegiatan Ramadan dapat membentuk kebiasaan positif jangka panjang,” tuturnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.