Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Banten sebut penanganan banjir Jabodetabek perlu kolaborasi

📅 Rabu, 05 Mar 2025, 16:20 WIB | Oleh:
Gubernur Banten sebut penanganan banjir Jabodetabek perlu kolaborasi Doc: ANTARA/Azmi Samsul Maarif
Ket. Gubernur Banten Andra Soni.

Tangerang -- Gubernur Banten Andra Soni mengatakan bahwa solusi utama dalam menangani masalah bencana banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bekasi, Tangerang, dan Bogor (Jabodetabek) adalah kolaborasi antarlembaga dan pemerintah daerah yang selaras.

"Makanya saya bilang kolaborasi ini sangat penting, bersama-sama dengan bupati/wali kota, pemerintah pusat, kementerian dan pemprov lainnya, kita sampaikan dalam satu gagasan tentang bagaimana mengatasi permasalahan masyarakat, salah satunya bencana banjir," katanya di Tangerang, Rabu.

Ia mengatakan, dalam penanganan musibah banjir di Jabodetabek ini Pemprov Banten akan segera melakukan koordinasi bersama dengan Pemprov DKI Jakarta untuk mencari solusi yang selaras.

"Karena menyangkut kewilayahan, jadi kita harus berkomunikasi juga dengan kawan-kawan kita dari DKI. Komunikasi juga dengan perbatasan-perbatasan, dan yang paling pasti adalah hari ini melakukan bagaimana membantu para korban itu yang akan kami koordinasikan," katanya.

Menurut dia, daerah Banten khususnya di wilayah Tangerang Raya yang dilanda bencana banjir tersebut merupakan titik lokasi padat penduduk dengan beririsan bantaran sungai. Sehingga, hal tersebut menjadi fokus utama pihaknya dalam mencarikan solusi penanganan yang baik melalui kolaborasi antar wilayah.

"Iya harus jadi fokus, karena pertama kabupaten/kota Tangerang wilayah padat, kemudian alih fungsi lahan harus disikapi karena tidak mungkin juga kan kita warga yang punya rumah di sana dapat tanah. Jadi cara yang benar harus kita pikirkan bagaimana caranya salah satunya kalau terjadi bencana kita harus punya solusi," ungkapnya.

Ia menyebutkan, langkah pertama yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini adalah kepastian penanganan korban banjir, mereka harus segera mendapat layanan dengan baik dari pemerintah. Kemudian, setelah upaya itu sudah dilakukan maka selanjutnya penanganan sember utama masalah yakni mengantisipasi terjadinya bencana banjir berkelanjutan.

"Satu rangkaian sama yang tadi kita akan koordinasi ada di situ, yang kita lihat sekarang terjadi adalah dampaknya banyak sungai yang dangkal, ini harus kita selesaikan sama-sama," kata dia.

Diketahui, sejak Senin (3/3) sejumlah wilayah Jabodetabek yang melingkupi daerah Jakarta, Bekasi, Tangerang dan Bogor dilanda bencana banjir akibat intensitas curah hujan tinggi yang mengakibatkan aliran sungai di wilayah itu meluap.

Di wilayah Banten sendiri terdapat dua kota dan satu kabupaten di Tangerang Raya. Di mana di Kabupaten Tangerang sendiri terdapat 3.000 lebih kepala keluarga (KK) menjadi korban bencana alam tersebut.

Kemudian, Kota Tangerang Selatan sedikitnya sebanyak 1.000 KK ikut menjadi korban banjir di 11 titik lokasi.

Kendati demikian, saat ini pemerintah tengah terus berupaya memberikan penanganan terhadap para korban dengan memberikan bantuan melalui posko-posko darurat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

22 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

45 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.