Pemerintah Kota Kediri Menaikkan Insentif untuk RT/RW
📅 Selasa, 04 Mar 2025, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
Kediri– Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur, memutuskan untuk menaikkan insentif bagi RT/RW di kota ini.
Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, mengemukakan kenaikan insentif bagi RT/RW ini sesuai dengan program Sapta Cita yang telah disusun bersama tim dan Wakil Wali Kota Kediri, KH Qowimuddin Thoha.
"Program Sapta Cita, menaikkan insentif RT/RW, menaikkan insentif posyandu lansia dan balita, serta insentif guru ngaji," katanya saat rapat kerja memaparkan program 100 hari kerja bersama organisasi perangkat daerah (OPD) di Kediri, Selasa (4/3).
Di Kota Kediri, insentif untuk RT/RW diberikan masing-masing sebesar 400 ribu rupiah per bulan. Pemberian insentif tersebut di akumulasi sekitar tiga bulan sekali. Namun, untuk kenaikan belum ada keputusan resmi. Di kota ini, terdiri atas 330 RW dan 1.478 RT yang terbagi di tiga kecamatan.
Selain itu, ada juga program MERATA RT/RW dengan dana maksimal satu miliar rupiah per kelurahan untuk pembangunan dan perlindungan sosial RT/RW.
Sebaiknya Anda baca juga:
Vinanda juga menambahkan, program lainnya yakni produktif-kreatif-inovatif dengan BOSDA untuk pendidikan, beasiswa perguruan tinggi S1-S2-S3, beasiswa atlet berprestasi, serta bantuan modal dan peluasan pasar UMKM.
Ada juga Kediri City Tourism (D'CITO) dengan membangun ikon Kota Kediri, membangun kawasan wisata kota, dan melestarikan budaya.
Kemudian, lingkungan indah dan berkelanjutan dengan karbon trading project hijau penurunan CO2. Lalu, smart living dengan Hallo Warga, dokter keluarga, dan kota ramah disabilitas.
Selanjutnya, pemerintahan Cepat-Tepat dengan pelayanan administrasi warga all in kelurahan, dan mobil pelayanan masyarakat. Ketujuh, Infrastruktur yakni dengan kawasan Islamic Center.
Dia menegaskan dari program-program tersebut, dirinya telah memilih beberapa program prioritas di 100 hari kerja.
"Pertama kenaikan insentif RT/RW, posyandu, dan guru ngaji. Lalu program pelestarian budaya. Ada juga program Lapor Mbak Wali, yakni masyarakat bisa memberikan masukan dan melaporkan aduan melalui aplikasi ini," kata dia.
Kemudian, terkait proyek hijau dengan penanaman 10.000 pohon. Ada juga perhatian khusus untuk UMKM.
“Itu adalah program yang masuk 100 hari kerja. Saya juga tekankan untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat kita bisa mulai dari lingkungan kerja kita. Saya juga harus pastikan agar lingkungan kantor kita ini sudah ramah disabilitas nanti akan saya cek," kata dia.
Dia menambahkan, yang tidak kalah penting mewujudkan pemerintahan yang baik, melalui pendisiplinan kerja serta memberantas budaya dan praktik-praktik korupsi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!