Chatbot ‘AI’ dari Meta Bakal Punya Aplikasi Sendiri
Jumat, 28 Feb 2025, 19:04 WIBJAKARTA - Raksasa teknologi, Meta, dikabarkan akan menghadirkan aplikasi baru yang terpisah dari layanannya saat ini untuk chatbot kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) miliknya yaitu Meta AI.
Aplikasi baru tersebut digadang-gadang dapat membantu Meta menjangkau pengguna di luar Facebook, Instagram, dan WhatsApp.
Laporan The Verge, Jumat (28/2), menyebutkan CNBC menjadi yang pertama melaporkan aplikasi khusus akan dibuat oleh Meta untuk chatbot AI-nya. Aplikasi baru tersebut ditargetkan dirilis kepada publik pada kuartal kedua 2025.
Meta AI yang berdiri sendiri itu nantinya bergabung dengan kompetitor yang telah mendahuluinya termasuk ChatGPT milik OpenAI, Google Gemini, dan Microsoft Copilot.
Selama ini chatbot Meta AI sebenarnya telah beredar melalui beragam layanan jejaring sosial yang dimiliki Meta mulai dari Facebook, Instagram, Messenger, dan WhatsApp.
Dengan meluncurkan aplikasi mandiri, Meta dinilai berpotensi bisa menjangkau orang-orang yang belum menggunakan platform tersebut.
Mirip dengan chatbot pesaingnya yang kini beredar di dunia daring, Meta AI dapat menjawab pertanyaan, membuat gambar, mengedit foto, dan banyak lagi.
Aplikasi tersebut baru-baru ini memperoleh kemampuan untuk menggunakan "memorinya" guna memberikan rekomendasi yang lebih baik.
CEO OpenAI Sam Altman yang merupakan kompetitor turut mengomentari rencana Meta itu dengan tanggapan yang jenaka, "Oke baiklah mungkin kami akan membuat aplikasi sosial."
Meski begitu, secara resmi Meta belum berkomentar terkait rencana ini.
Dalam industri AI, Meta baru-baru ini mengumumkan inisiatifnya menjadi salah satu pemain besar di industri dengan rencana investasi terbaru.
CEO Meta Mark Zuckeberg mengumumkan bahwa perusahaan menyiapkan dana sebesar 65 miliar dollar AS untuk berinvestasi memajukan ambisi AI perusahaan.
Perusahaan juga berencana mengadakan acara yang didedikasikan untuk AI pada tanggal 29 April 2025. Ant/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Menteri Kebudayaan Bertekad Percepat Repatriasi Keris Indonesia dari Belanda
-
Hindari Risiko Finansial Tak Terduga
-
Hadapi Krisis Global, Presiden Minta Pebisnis dan Pemerintah Kompak
-
Risiko Ekologi Membesar
-
Menjelang Idul Adha, Nelayan di Aceh Tidak Melaut
-
Catat! CFD Jakarta Ditiadakan pada 31 Mei 2026 Saat Hari Raya Waisak
-
Menteri PPPA Arifah Fauzi: Perempuan Punya Peran Penting Ciptakan Ruang Digital yang Aman.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.