Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH Rejang Lebong Optimalkan Ketersediaan Armada Pengangkut Sampah

📅 Rabu, 26 Feb 2025, 23:21 WIB | Oleh:
DLH Rejang Lebong Optimalkan Ketersediaan Armada Pengangkut Sampah Doc: Antara

Rejang Lebong, Bengkulu - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu mengoptimalkan penggunaan 18 armada pengangkut sampah yang dimiliki pemerintah daerah itu, untuk menangani persoalan sampah di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kabupaten Rejang Lebong Sudirman di Rejang Lebong, Rabu, mengatakan sampah buangan masyarakat yang berasal dari perumahan dan pasar di wilayah itu setiap hari mencapai 100 kubik.

1740586288_a06b15e42d423eec9094.jpg

Ia mengatakan saat memasuki bulan puasa Ramadhan serta Idul Fitri biasanya jumlah sampah lebih banyak lagi.

"Untuk pengadaan armada pengangkut sampah yang baru tahun ini tidak ada. Kita saat ini tengah mengoptimalkan armada yang ada, guna mengangkut sampah yang dibuang dari pasar maupun perumahan penduduk," kata dia.

Dia menjelaskan armada pengangkut sampah 18 unit itu, terdiri atas dump truck atau truk jungkit 11 unit, pikap empat unit, truk tiga unit. Peralatan lainnya, berupa alat berat tiga unit dan gerobak motor roda tiga berjumlah sembilan unit.

Jumlah armada pengangkut sampah dimiliki DLH Rejang Lebong, kata dia, masih kurang jika dilihat dengan volume sampah yang diangkut setiap hari serta luas wilayah Kabupaten Rejang Lebong.

Pihaknya sudah dua tahun terakhir tidak mengajukan pengadaan armada baru karena anggaran daerah setempat yang terbatas, untuk pilkada serentak tahun 2024 dan pembiayaan program lainnya yang sudah mendesak.

Hingga saat ini, katanya, sampah di sembilan di antara 15 kecamatan di Rejang Lebong itu yang bisa dilayani armada pengangut sampah, sedangkan enam kecamatan lainnya belum bisa dijangkau, yakni Sindang Beliti Ilir (SBI), Sindang Beliti Ulu (SBU), Kota Padang, Sindang Dataran, Bermani Ulu, dan Bermani Ulu Raya.

Untuk membantu pengumpulan sampah yang dibuang masyarakat di sejumlah kecamatan yang belum memiliki layanan pengangkutan sampah, pihaknya telah bekerja sama dengan kelompok swadaya masyarakat (KSM). Mereka mengumpulkan sampah di tempat penampungan sementara (TPS) di Desa Tasikmalaya, Kecamatan Curup Utara.

Setelah semua sampah terkumpul di TPS Desa Tasikmalaya, selanjutnya diangkut petugas DLH Rejang Lebong ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jambu Keling, Desa Bandung Marga, Kecamatan Bermani Ulu Raya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.