Kaimana Diyakini Bisa Jadi Ikon Ekowisata Seperti Raja Ampat
📅 Selasa, 25 Feb 2025, 23:15 WIB | Oleh: OnesBersama Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Kawasan Konservasi Perairan Kaimana, yayasan itu membantu memastikan keberlanjutan pengelolaan kawasan konservasi seluas hampir 500 ribu hektare yang berperan penting bagi kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat setempat.
Konservasi Indonesia juga bekerja sama dengan aktris Prilly Latuconsina, yang telah menjelajahi Kaimana dan melihat langsung upaya konservasi di daerah itu, untuk membantu mempromosikan ekowisata Kaimana.
Prilly telah mendatangi tempat menyelam di Teluk Triton seperti Bo’s Rainbow, Larry’s Dive Heaven, dan Christmas Rock serta mengunjungi Teluk Bicari, tempat pertemuan hiu paus dan lumba-lumba.
Selain itu, dia mengunjungi Danau Ubur-ubur, menyusuri hutan mangrove di Kampung Marsi, dan melihat proses transplantasi terumbu karang di Kampung Namatota.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Aku sangat yakin bahwa kabupaten ini adalah surga tersembunyi yang harus kita jaga. Bukan hanya oleh masyarakat setempat, tapi kita semua yang mengunjunginya," kata dia.
Kepala BLUD Kaimana Eli Auwe menyampaikan bahwa menurut data Dinas Pariwisata angka kunjungan wisatawan lokal di wilayah Kaimana telah meningkat signifikan dari hanya 86 orang pada 2015 menjadi 1.228 orang pada 2019.
"Pada rentang tahun yang sama, jumlah wisatawan mancanegara (yang berkunjung) rata-rata mengalami kenaikan 15 persen setiap tahunnya," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Tahun 2024, BLUD mencatat ada 797 wisatawan asing yang berwisata di dalam kawasan konservasi Kaimana," ia menambahkan.
Raja Namatota Randi Asnawi Ombaier mengapresiasi para mitra yang membantu pemerintah daerah dan masyarakat di Kaimana mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan.
"Kami jadi bisa melihat ada peluang sumber pendapatan baru dengan memanfaatkan kekayaan alam kami secara bijak yaitu dengan ekowisata," katanya.
Raja Namatota siap menyambut kedatangan wisatawan yang ingin menyaksikan keindahan alam serta berpartisipasi dalam upaya perlindungan ekosistem di wilayahnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!