Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Kota Semarang Perbaiki Jalan Terdampak Genangan dan Banjir

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Kota Semarang Perbaiki Jalan Terdampak Genangan dan Banjir Doc: ANTARA
Ket. Petugas Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang memperbaiki jalan di Jalan Ki Mangunsarkoro Semarang.

SEMARANG– Pemerintah Kota Semarang, Jawa Tengah, melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak dan berlubang terdampak genangan dan banjir yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang, Suwarto, Rabu (12/2), menegaskan bahwa perbaikan jalan berlubang telah dilakukan dengan berbagai metode, seperti Asphalt Concrete – Wearing Course (AC-WC) dan metode manual lontang-lanting.

Menurut dia, langkah tersebut dilakukan bertahap dan akan terus berlanjut dalam beberapa minggu ke depan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Dia mengatakan dalam menangani perbaikan jalan, DPU Kota Semarang menerapkan strategi berbasis kondisi cuaca dan jenis perkerasan jalan.

Dia menjelaskan bahwa aspal menjadi pilihan utama karena fleksibilitasnya, namun memiliki kelemahan terhadap genangan air, sedangkan beton lebih kuat dan tahan lama, tetapi lebih mahal serta kurang nyaman bagi kendaraan di dalam kota.

Oleh karena itu, dia mengatakan bahwa kombinasi aspal dan beton digunakan secara tepat guna menyesuaikan kebutuhan setiap lokasi.

"Soal perbaikan jalan, tantangan utamanya adalah musim hujan. Aspal mudah rusak kalau sering tergenang air. Makanya, kami prioritaskan perbaikan di musim kemarau agar hasilnya lebih optimal," katanya.

Lebih jauh, Suwarto menerangkan beberapa titik yang telah mendapatkan perbaikan, antara lain sebagian Jalan Pandanaran, Jalan Pemuda, Jalan Prof. Hamka, Jalan Piere Tendean, Jalan KH Ahmad Dahlan, Gombel Lama, Simongan dan jalan-jalan kecil di berbagai titik seperti Grafika.

Selain itu, DPU Kota Semarang juga menggelar rapat koordinasi untuk menentukan strategi peningkatan jalan di Gunungpati dan area lain yang sudah didata bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang.

Anggaran pemeliharaan jalan telah dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Semarang Tahun 2025.

Khusus untuk perbaikan rutin, DPU Kota Semarang memastikan bahwa anggaran ini digunakan secara optimal untuk perawatan dan peningkatan infrastruktur jalan demi kelancaran mobilitas masyarakat.

Dia mengakui, selama ini sebagian masyarakat belum memahami bahwa tidak semua jalan di Kota Semarang menjadi tanggung jawab DPU Kota Semarang.

Ia pun menjelaskan mengenai pembagian kewenangan jalan di mana jalan lingkungan menjadi kewenangan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang.

"Sementara untuk jalan kota merupakan kewenangan DPU Kota Semarang. Adapun jalan provinsi merupakan kewenangan Dinas Bina Marga Provinsi Jateng,sedangkan jalan nasional menjadi kewenangan Balai Besar Jalan Nasional," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
BUMD IPO, Saham Pemprov Tet...
Megapolitan
Ekosistem Literasi Literaia...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.