Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gara-Gara Pipa 1.200 mm Bocor, BPAM Banjarbakula Terpaksa Gunakan Intake Darurat

📅 Senin, 12 Okt 2026, 01:05 WIB | Oleh:
Gara-Gara Pipa 1.200 mm Bocor, BPAM Banjarbakula Terpaksa Gunakan Intake Darurat Doc: ANTARA/HO-BPAM Banjarbakula
Ket. Petugas menggunakan ekskavator memperbaiki titik pipa utama yang mengalami kebocoran yang merupakan aliran suplai air BPAM Banjarbakula ke sejumlah wilayah di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

BANJARBARU - Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula mengoperasikan intake darurat berkapasitas 120 liter per detik guna mengantisipasi gangguan pasokan air baku akibat kebocoran pipa transmisi utama berdiameter 1.200 milimeter di Desa Mandikapau, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. 

Kepala BPAM Banjarbakula Siddiq Wahyu Pamungkas di Banjarbaru, Minggu (11/10), mengatakan kebocoran terjadi di wilayah Sei Landas, Desa Mandikapau, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, sehingga petugas segera mematikan pompa Intake Mandikapau dan menutup sejumlah katup yang terhubung dengan jalur pipa untuk menghentikan aliran air menuju titik kebocoran.

Saat ini, kata dia, petugas melanjutkan penanganan melalui survei kondisi lapangan, pemeriksaan pipa, serta persiapan alat berat dan material perbaikan, termasuk ripper clamp, sedangkan ekskavator masih ditunggu kedatangannya untuk mendukung pekerjaan teknis di lokasi kebocoran.

BPAM Banjarbakula memperkirakan proses perbaikan membutuhkan waktu sekitar 5–10 hari, dengan mempertimbangkan tahapan pekerjaan teknis hingga sistem transmisi dinyatakan aman untuk kembali dioperasikan.

“Setelah perbaikan selesai, pasokan air baku melalui jalur utama dapat dipulihkan secara bertahap,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut jangka panjang setelah penanganan kebocoran, BPAM Banjarbakula telah mengusulkan revitalisasi pipa air baku kepada Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU), yang diharapkan dapat direalisasikan pada 2027 untuk mengurangi risiko kebocoran berulang pada jalur transmisi utama.

Wahyu mengatakan, revitalisasi diperlukan untuk membenahi infrastruktur yang rawan mengalami kebocoran sekaligus meningkatkan keandalan sistem transmisi air baku, sehingga risiko gangguan serupa dapat diminimalkan dan operasional penyaluran air baku lebih terjaga.

Selama penanganan berlangsung, BPAM Banjarbakula mengoperasikan intake darurat dengan kemampuan debit sekitar 120 liter per detik sebagai langkah sementara untuk membantu mempertahankan pasokan air baku di tengah gangguan pada jalur transmisi utama.

Wahyu mengakui kebocoran pipa utama berdampak terhadap operasional distribusi air baku, sehingga pihaknya mengoptimalkan pompa darurat serta menyiapkan langkah pendukung, termasuk pengaturan aliran dan koordinasi dengan pihak terkait agar pasokan tetap berjalan selama proses perbaikan.

“Kami berupaya agar pengoperasian tetap berjalan melalui intake darurat. Memang ada gangguan karena kebocoran terjadi pada pipa utama, tetapi kami terus mengoptimalkan sistem yang tersedia agar pasokan air baku tetap dapat berjalan selama perbaikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, untuk penanganan saat ini terjadi kebocoran pada pipa transmisi utama berdiameter 1.200 milimeter, dengan beberapa pekerjaan menggunakan alat berat berupa ekskavator.

“Untuk material dan suku cadang perbaikan, alhamdulillah sudah tersedia,” kata Wahyu.

BPAM Banjarbakula menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang ditimbulkan akibat kebocoran tersebut serta memastikan pemantauan dan upaya perbaikan terus dilakukan agar sistem transmisi utama dapat kembali beroperasi secara normal setelah pekerjaan dinyatakan aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Megapolitan
BUMD IPO, Saham Pemprov Tet...
Megapolitan
Ekosistem Literasi Literaia...
Nasional
CEO Microsoft Usulkan Rem D...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.