Electric PLN jaga asa ke 'final four' usai tundukkan Petrokimia
📅 Minggu, 09 Feb 2025, 23:41 WIB | Oleh: Arif
Doc: ANTARA/Raisan Al Farisi
Jakarta, 09/2 - Jakarta Electric PLN menjaga peluang mereka untuk lolos ke final four setelah menundukkan Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia dengan skor ketat 3-2 (21-25, 26-24, 21-25, 25-23, 15-9) dalam lanjutan PLN Mobile Proliga 2025 di GOR Jalak Harupat Bandung, Minggu.
Kemenangan ini menjadi respons positif bagi Electric PLN setelah sebelumnya kalah dari Jakarta Livin' Mandiri pada laga pembuka seri kedua putaran kedua, Jumat (7/2).
Tim asuhan Chamnan Dokmai itu pun tetap bertahan di posisi keempat klasemen sementara dengan raihan 14 poin dari lima kemenangan dan tiga kekalahan dalam delapan laga.
Asisten pelatih Electric PLN, Alim Suseno, menegaskan bahwa kemenangan ini sangat penting dalam perburuan tiket ke final four.
"Peluang kami masih terbuka. Namun, kami tidak boleh lengah dalam sisa tiga pertandingan lagi," ujar Alim usai pertandingan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiga laga sisa Electric PLN akan berlangsung di dua seri berbeda, yakni di Pontianak dan Palembang. Pekan depan, mereka akan menghadapi Jakarta Popsivo Polwan dan Yogya Falcons di Pontianak, sebelum menantang Bandung bjb Tandamata di Palembang dua pekan mendatang.
Menurut Alim, timnya menargetkan hasil maksimal dalam tiga pertandingan tersisa untuk memastikan posisi aman menuju final four.
"Kami harus mencari posisi aman dulu untuk lolos ke final four," tambahnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Laga melawan Petrokimia berlangsung sengit sejak awal. Petrokimia memulai dengan baik dan mengamankan set pertama dengan skor 25-21.
Electric PLN membalas di set kedua dengan kemenangan tipis 26-24. Meski sempat unggul 24-20, mereka harus berjuang ekstra setelah Petrokimia menyamakan kedudukan 24-24, sebelum akhirnya merebut dua angka terakhir untuk menyamakan skor 1-1.
Pada set ketiga, Petrokimia kembali tampil agresif dan menang 25-21. Namun, Electric PLN menunjukkan daya juang tinggi di set keempat dengan menutup laga 25-23, memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.
Pada set kelima, Ersandrina Devega Salsabila dkk. mampu mengontrol jalannya permainan. Setelah sempat unggul 9-6, Electric PLN terus menjauh dan mengakhiri laga dengan kemenangan 15-9.
Pelatih Gresik Petrokimia, Ayub Hidayat, mengakui timnya banyak melakukan kesalahan di momen-momen krusial, terutama di set penentuan.
"Pada posisi penentuan, banyak kesalahan dilakukan sehingga tadi jauh sekali untuk mengejar di set akhir," ujar Ayub.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!