Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekolah terdampak banjir diminta gelar pembelajaran daring

📅 Jumat, 07 Feb 2025, 21:31 WIB | Oleh:
Sekolah terdampak banjir diminta gelar pembelajaran daring Doc: ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif
Ket. Sejumlah siswa SD 4 Loram Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, membersihkan lantai kelas agar bisa digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Kudus, 07/2  - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, meminta sekolah yang terdampak banjir akibat curah hujan tinggi agar menggelar pembelajaran secara daring.

"Kami mencatat ada 42 sekolah yang terdampak banjir menyusul curah hujan tinggi. Banjir melanda sejumlah daerah di Kudus sejak 23 Januari 2025, sehingga sekolah yang tidak memungkinkan menggelar pembelajaran secara tatap muka bisa dilakukan secara daring," kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Kudus Anggun Nugroho di Kudus, Jumat.

Selain itu, kata dia, pihak sekolah juga bisa memberikan tugas untuk para siswa selama di rumah.

Ia mengatakan model pembelajaran secara daring atau pemberian tugas akan diterapkan hingga kondisi sekolah siap digunakan untuk pembelajaran.

Sekolah yang terdampak banjir, kata dia, memang tidak semuanya berdampak pada ruang kelas, namun ada pula yang tergenang bagian halaman atau akses jalannya.

Dari 42 sekolah yang terdampak banjir, di antaranya TK Pertiwi Ngembalrejo, SD 4 Loram Kulon, SMP 2 Mejobo, dan SMP 2 Undaan.

Wali Kelas II SD 4 Loram Kulon Choirul Nisa mengakui ruang kelas di SD 4 Loram aman dari banjir, namun ruang kelas I dan II ternyata muncul air dari lantainya.

Sementara yang terdampak banjir, kata dia, ruang perpustakaan dan ruang guru tergenang banjir karena bangunan lama posisinya masih rendah, sedangkan ruang kelas lainnya sudah ditinggikan.

"Untuk mempersiapkan ruang kelas I dan II agar bisa dipakai pembelajaran, termasuk ruang perpustakaan harus dibersihkan terlebih dahulu dengan melibatkan siswa dan guru," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.