Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR temukan wisatawan yang terseret ombak di Pangandaran

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 16:15 WIB | Oleh:
Tim SAR temukan wisatawan yang terseret ombak di Pangandaran Doc: ANTARA/HO-Basarnas
Ket. Tim SAR mengevakuasi jasad korban terseret arus ombak di Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Jawa Bart, Kamis (6/2).

Pangandaran -- Tim Search And Rescue (SAR) gabungan di hari kedua pencarian berhasil menemukan seorang wisatawan korban terseret arus ombak saat berenang di Pantai Madasari, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Kamis, dalam kondisi meninggal dunia.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Pangandaran Iptu Anang Tri Sodikin membenarkan korban bernama Dani (23) asal Kabupaten Tangerang, Banten yang sebelumnya dilaporkan hilang, Rabu (5/1) sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Kamis sekitar pukul 10:00 WIB.

"Korban ditemukan oleh nelayan yang sedang melaut sekitar pukul 10;00 WIB, saat ditemukan, jenazah dalam posisi terlentang di tengah laut," katanya.

Ia menyampaikan penemuan korban itu langsung dilaporkan ke Tim SAR yang sedang melakukan upaya pencarian korban, selanjutnya tim menuju lokasi untuk mengevakuasi korban di tengah lautan.

Jasad korban, kata dia, saat ditemukan dalam kondisi utuh yang selanjutnya langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega, Pangandaran sebelum diserahkan ke keluarga korban.

"Kini jenazah dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran," katanya.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana mengatakan tim gabungan diturunkan untuk melakukan pencarian yang akhirnya di hari kedua sudah berhasil menemukan korban lalu mengevakuasinya untuk diserahkan ke pihak keluarga korban.

Sebelumnya, kata dia, Tim SAR gabungan sejak pagi melaksanakan pencarian dengan membagi dua tim yakni tim pertama menyisir menggunakan waverunner di sekitar lokasi awal korban hilang, kemudian penyisiran darat ke arah timur di pinggir pantai.

Sebelumnya dilaporkan beberapa wisatawan berenang di kawasan Pantai Madasari yang merupakan daerah terlarang untuk berenang karena bisa membahayakan keselamatan jiwa.

Dua wisatawan yakni Irfan (24) warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, dan Dani (23) asal Kabupaten Tanggerang terbawa arus ombak dan menjauh dari bibir pantai.

Korban Irfan tidak lama kemudian berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia, selanjutnya Dani dilaporkan hilang sehingga Tim SAR melakukan pencarian yang akhirnya bisa ditemukan meski kondisinya sudah meninggal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.