Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Transaksi QRIS Melonjak, Bertambah Rp10 Triliun Tiap Bulan pada 2024

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 17:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Transaksi QRIS Melonjak, Bertambah Rp10 Triliun Tiap Bulan pada 2024 Doc: Antara/ Muhammad Heriyanto
Ket. Direktur Eksekutif Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Djamin Edison Nainggolan di Jakarta, Rabu (05/02/2025).

JAKARTA - Minat masyarakat bertransaksi secara nontunai terus meningkat dari waktu ke waktu dikarenakan lebih praktis dan efisien. Indikasnya, nilai transaksi nontunai naik tiap bulannya. 

Direktur Eksekutif Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Djamin Edison Nainggolan mengungkapkan nilai transaksi QRIS bertumbuh senilai lebih dari Rp10 triliun setiap bulan sepanjang 2024.

"Di tahun 2024, (tumbuh) Rp10 triliun itu semuanya rata-rata bisa tiga kali terjadi dalam waktu 2 bulan. Itu menunjukkan bahwa QRIS bukan hanya fungsinya untuk transaksi pembayaran tetapi inklusivitas," ujar Djamin dalam acara bertajuk "VIDA - Where’s the Fraud? How to Face Account Takeovers and AI-Generated Fraud" di Jakarta, Rabu (5/2).

Bank Indonesia (BI) mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS telah mencapai Rp188,36 triliun per Oktober 2024.

Pada awal peluncuran pada Januari 2020, Ia menjelaskan nilai transaksi QRIS untuk mencapai Rp10 triliun membutuhkan waktu 33 bulan dan baru tercapai pada September 2022.

Lalu, untuk mencapai pertumbuhan nilai transaksi Rp10 triliun berikutnya, dibutuhkan waktu 13 bulan dan baru tercapai pada Oktober 2023.

Mulai dari itu, sejak Oktober 2023 dan seterusnya pertumbuhan nilai transaksi sebesar Rp10 triliun hanya membutuhkan waktu dua bulan.

Kemudian, pada tahun 2024, pertumbuhan nilai transaksi sebesar Rp10 triliun dapat dicapai sebanyak tiga kali dalam waktu dua bulan.

Sampai saat ini, Ia mengungkapkan terdapat sebanyak 35 juta merchant yang telah menggunakan QRIS, meskipun banyak yang belum aktif.

"Saya percaya masih banyak yang belum aktif, hanya baru ke register. Tapi, sudah 35 juta di seluruh Indonesia," ujar Djamin.

Ia mengatakan bahwa QRIS merupakan game changer, dengan sebesar 50 persen digunakan oleh Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Lanjutnya, sistem pembayaran QRIS bukan hanya terkait interkoneksi (saling terhubung) dan interoperabilitas (saling dapat dioperasikan), namun juga menjamin inklusivitas dari konsumen di Indonesia dan UMKM

Kemudian, menurutnya, sistem pembayaran yang aman dan efisien sangat penting di era digital saat ini.

"Kami mengapresiasi langkah-langkah inovatif dalam autentikasi yang tidak hanya meningkatkan keamanan transaksi, tetapi juga memberikan kemudahan bagi pengguna dalam melakukan pembayaran digital," ujar Djamin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Aksi Jual Saham AI AS Mengguncang Wall Street Gingga Asia

31 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Aksi Jual Saham AI AS Mengg...
Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.