Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR evakuasi korban banjir bandang di Sumbawa

📅 Rabu, 05 Feb 2025, 16:10 WIB | Oleh:
Tim SAR evakuasi korban banjir bandang di Sumbawa Doc: ANTARA/HO-Humas SAR Mataram
Ket. Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap korban bencana banjir bandang di Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (5/2).

Mataram -- Tim SAR gabungan Mataram mengevakuasi jasad warga bernama Monggo, korban banjir bandang di sungai Desa Luk, Kabupaten Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Korban meninggal dunia setelah terseret arus banjir saat menyeberangi sungai di wilayah setempat pada Selasa (4/2) sekitar pukul 11.30 WITA," kata Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi di Mataram, Rabu.

Ia mengatakan mengatakan banjir yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan korban tidak sempat menyelamatkan diri, sehingga pihaknya yang mendapatkan laporan tersebut, segera mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Sumbawa untuk melakukan pencarian.

Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, dengan melibatkan berbagai unsur, seperti TNI, Polri, BPBD, Damkar, relawan,  warga setempat, dan lainnya, korban ditemukan sekitar 100 meter dari muara sungai dalam keadaan meninggal dunia.

"Kemudian, jenazah laki-laki lansia tersebut dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) telah memasuki musim hujan, sehingga warga diharapkan tetap waspada terhadap peningkatan curah hujan dan angin kencang di awal Februari 2025.

"Waspadai peningkatan curah hujan dan angin kencang di wilayah NTB," kata Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid Lombok Satria Topan Primadi dalam keterangan tertulis di Mataram.

Selama beberapa hari, hujan mengguyur hampir merata di wilayah NTB dengan intensitas sedang - lebat, menyebabkan adanya luapan dan banjir di beberapa tempat.

BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang - lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang masih akan terjadi hingga 6 Februari mendatang.

"Perkembangan kondisi cuaca di seluruh wilayah Indonesia saat ini menunjukkan dinamika atmosfer yang signifikan terhadap potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk NTB," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.