Program Cek Kesehatan Gratis di Kota Serang, Banten, Belum Berjalan, Ini Alasan Dinkes Serang

Selasa, 04 Feb 2025, 13:40 WIB

SERANG - Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang seharusnya mulai berjalan pada Februari 2025 masih belum terlaksana di Kota Serang, Banten.

Administrator Kesehatan (Adminkes) Ahli Madya Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Eka Agustina, di Serang, Selasa (4/2), mengatakan saat ini Program PKG masih dalam tahap koordinasi dan pembahasan terkait sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

Ket. Foto: Ilustrasi pengecekan kesehatan secara gratis. — Sumber: antara foto

"Kami sudah mengikuti webinar dan sosialisasi dari Kementerian Kesehatan, namun untuk pelaksanaan program kami masih tunggu petunjuk teknisnya," kata Eka Agustina.

Eka menjelaskan cakupan pemeriksaan dalam program ini cukup luas, sehingga memerlukan persiapan yang cukup matang mulai dari kesiapan sumber daya, hingga alat kesehatan.

Maka dari itu, menurutnya, melakukan simulasi sebelum pelaksanaan program tersebut sangatlah penting untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan.

"Simulasi itu penting biar tidak kacau saat pelaksanaannya. Karena pemeriksaan untuk satu orang dewasa itu lama, kalau simulasi dari Kemenkes kurang lebih 30 menit mulai dari pendaftaran," katanya.

Pihaknya juga mengatakan peserta Program PKG nantinya harus mendaftar melalui aplikasi SatuSehat. Aplikasi itu akan memberikan notifikasi kepada yang berulang tahun bahwa mereka berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis.

"Untuk jumlah sasaran berbeda-beda, mulai dari bayi sebanyak 11.672 jiwa, anak sekolah SD sampai SMA sebanyak 141.874 jiwa, usia lanjut di atas 60 tahun 26.900 jiwa," katanya.

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.