Inovasi Keren dari Bantul, Tiket Online ke Objek Wisata
Selasa, 09 Sep 2025, 14:27 WIBBANTUL â Untuk memancing dan memudahkan turis, maka Bantul terus berinovasi. Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta meluncurkan inovasi ticketing online untuk masuk kawasan objek wisata daerah ini guna memberikan kemudahan bagi wisatawan dalam melakukan pemesanan tiket retribusi wisata.
"Inovasi ticketing online yang kita luncurkan ini nanti wisatawan bisa membeli tiket dari manapun berada, dan pembelian bisa dilakukan sebelum berkunjung maksimal tujuh hari sebelum kunjungan," kata Kepala Dinas Pariwisata Bantul Saryadi di sela peluncuran di Bantul, Selasa.
Menurut dia, sebelumnya atau selama ini sistem pembelian tiket masuk kawasan wisata, wisatawan harus datang langsung ke Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) di masing masing objek wisata. Meskipun sudah diberlakukan layanan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) tetap harus bayar di TPR setelah scan barcode.
"Inovasi ini sebagai bagian dari dukungan terhadap elektronifikasi transaksi keuangan daerah. Oleh karena itu peluncuran hari ini dianggap sebagai high level meeting Dari tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah," katanya.
Melalui inovasi ticketing online ini, Dinas Pariwisata berharap selain memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk dapat melakukan pemesanan dan pembelian tiket pembayaran retribusi, juga bisa memberikan efektivitas pemungutan retribusi. "Artinya kita bisa melakukan monitoring secara real-time terhadap perkembangan kunjungan wisatawan dan pendapatan retribusi," katanya.
Selain itu, Saryadi juga meyakini dengan adanya sistem pembayaran nontunai melalui aplikasi yang diberi nama Beti Sekebon (Beli Tiket Wisata ke Bantul Online) dapat menekan potensi kebocoran pemungutan retribusi yang selama ini masih sering terjadi.
"Kita berharap masyarakat menyambut baik inovasi ini dan memanfaatkan dengan optimal terutama wisatawan yang familiar dengan IT (teknologi informasi) generasi muda. Saya berharap banyak bisa memanfaatkan layanan ini untuk membeli tiket objek wisata di Bantul," katanya.
Dia mengatakan, setelah peluncuran inovasi ini, per hari ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat maupun wisatawan yang hendak berkunjung ke Bantul. Secara teknis, masyarakat bisa mengakses lewat laman tiket wisata.bantulkab.go.id, untuk kemudian membayar dan mendapat barcode.
"Barcode tersebut yang nanti ditunjukkan ke petugas TPR wisata untuk discan. Ini berlaku tujuh hari, pemesanan bisa dilakukan H-7, kemudian apabila kunjungan itu kalau batal bisa diajukan pengembalian, itu kalau ada pembatalan," katanya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Sidak Ombudsman Jadi Alarm! Kementerian Mulai Tertibkan Lapas
-
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan
-
Wakil Wali Kota Jakbar: Upaya Cegah Narkoba Harus Jadi Prinsip Sosial
-
Joshua Zirkzee Jadi Penentu Kemenangan Belanda atas Serbia
-
Lebih Tua dari Jakarta, Tiga Buku Sejarah 500 Tahun Banjarmasin Ini Wajib Dibaca Generasi Muda
-
Jadi Target Serangan Teror, AS Tarik Semua Pesawat Bombernya dari Pangkalan Militer di Inggris
-
Tahan Malaysia dengan 10 Pemain, John Herdman Minta GBK Bergemuruh Lawan Bangladesh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.