Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tutup Kebijakan Impor Pangan dengan Kenakan Tarif Tinggi

📅 Sabtu, 25 Jan 2025, 01:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Dia juga menyoroti kebijakan impor jagung yang diganti dengan gandum itu dinilai sangat parah. Sebab, gandum tidak bisa ditanam di Indonesia sehingga ini sangat menyesatkan.

“Kita bukan negara primitif lagi yang bisa dibohongi terus. Waktu dua tahun (dijanji swasembada) sudah habis, padahal waktunya sangat berharga, tetapi karena disuguhi data tidak lengkap, maka sia-sia,” katanya.

Semua permasalah pangan itu, solusinya kata Aditya adalah mengenakan tarif impor 30 persen. Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump begitu populer karena dia melindungi kepentingan nasional rakyat Amerika.

“Dalam persaingan yang tidak adil, yang dia melakukan peningkatan tarif. Bahkan, negara sekelas Russia saja diancam Trump dengan tarif jika tidak mau berhenti memerangi Ukraina. Jadi, dengan pengenaan tarif, baru memaksa orang menanam jagung dan umbi-umbian.

Apalagi, tarif kan pajak yang bermanfaat bagi penerimaan negara dan nilainya bisa mencapai puluhan triliun rupiah yang bisa dimanfaatkan untuk memperbaiki gizi rakyat dan ekonomi rakyat.

Selain tarif, Pemerintah tambahnya harus memberi insentif untuk produksi dalam

negeri agar meningkat. “Itu senjata paling ampuh. Kenapa Menteri Keuangan tidak mau menggunakan instrumen itu kan aneh. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) malah dinaikkan tarifnya jadi 12 persen, sementara impor yang menggila tidak dikenakan tarif,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.