Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerak Cepat, Tim Tanggap Darurat Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

📅 Minggu, 19 Jan 2025, 04:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat, Tim Tanggap Darurat Evakuasi Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo Doc: ANTARA/HO-KSOP Labuan Bajo
Ket. Suasana Tim tanggap darurat saat mengevakuasi para penumpang kapal KM Rahman yang tenggelam di perairan Labuan Bajo karena cuaca buruk.

Labuan Bajo - Tim tanggap darurat (emergency response team) melakukan evakuasi lima penumpang dari kapal KM Rahman yang tenggelam di perairan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kecelakaan kapal dinihari tadi," kata Kepala Seksi Status Hukum dan Sertifikasi Kapal Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo Slamet Pujianta di Labuan Bajo, Sabtu.

Tim tanggap darurat terdiri atas gabungan personel dari KSOP Labuan Bajo, Korpolairud Baharkam Polri, Ditpolairud Polda NTT dan Satpolairud Polres Manggarai Barat serta Basarnas.

KM Rahman yang membawa sebanyak 5.000 liter bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dari Labuan Bajo ke Pulau Rinca itu dilaporkan tenggelam tepat di perairan laut depan Hotel Jayakarta Labuan Bajo atau sekitar 2 mil dari pinggir pantai.

Slamet menjelaskan penyebab kecelakaan kapal itu karena karena cuaca buruk.

"Kapal dihantam ombak sehingga kemudi patah dan tidak berfungsi, kapal itu dihantam ombak serta angin menyebabkan kapal terbalik," katanya.

Terkait BBM yang dibawa oleh KM Rahman, lanjut dia, KSOP Labuan Bajo telah melakukan patroli guna menemukan BBM yang disimpan dalam sejumlah drum dan jeriken.

Lebih lanjut KSOP Labuan Bajo juga telah mengeluarkan pemberitahuan kepada nakhoda kapal dan nelayan agar berhati-hati saat melintasi lokasi kecelakaan kapal KM Rahman, karena kemungkinan drum berisi solar masih mengapung di perairan laut itu.

Sebaiknya Anda baca juga:

"BBM dalam kondisi ditutup rapat dalam drum dan jeriken. Kami terus lakukan pemantauan, monitoring terhadap BBM tersebut sehingga kalau ditemukan akan kami amankan di darat, tapi hingga saat ini tidak ada tumpahan BBM di laut," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.