Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cyanobacteria, Sang Pelopor Kehidupan

📅 Jumat, 17 Jan 2025, 06:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cyanobacteria, Sang Pelopor Kehidupan Doc: Phil Hartmeyer

Selama lebih dari 4,5 miliar tahun, rotasi bumi secara bertahap melambat. Mekanisme di balik fenomena ini melibatkan tarikan gravitasi Bulan yang menurun karena planet alami bumi ini semakin menjauh.

1737043300_1c3cc87e26ac8abf00a3.jpg

Foto: Phil Hartmeyer

Catatan fosil menunjukkan bahwa durasi hari hanya 18 jam sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu. Perlambatan putaran bumi juga dapat menjelaskan mengapa produksi oksigen dari cyanobacteria telah berevolusi selama ribuan tahun.

Sebuah studi oleh tim Universitas Michigan mengungkapkan bahwa perpanjangan hari secara bertahap ini berdampak pada oksigenasi atmosfer bumi, suatu perkembangan yang penting bagi keberadaan kehidupan yang kompleks setelahnya.

Penelitian terbaru yang dilakukan di Middle Island Sinkhole di Danau Huron, perbatasan antara Kanada dan Amerika Serikat menyoroti peran ganggang biru-hijau atau cyanobacteria, yang pertama kali muncul sekitar 2,4 miliar tahun lalu. Seiring bertambahnya usia bumi, mikroorganisme ini mampu menghasilkan lebih banyak oksigen melalui fotosintesis.

Para peneliti menekankan bahwa hubungan antara panjang hari dan produksi oksigen sangat penting untuk memahami waktu terjadinya Peristiwa Oksidasi Besar di Bumi (Earth’s Great Oxidation Event), yang secara drastis mengubah kondisi atmosfer. Mereka menyoroti bagaimana berbagai spesies mikroba berinteraksi dan bersaing untuk mendapatkan sinar matahari. Kompetisi ini memengaruhi kadar oksigen.

Dengan menghubungkan perilaku mikroskopis ini dengan perubahan yang lebih besar di planet ini, para ilmuwan mengungkap hubungan mendalam antara dinamika planet ini dan kehidupan yang didukungnya. Temuan yang dipublikasikan di Nature Geoscience ini membuka jalan baru untuk memahami sejarah oksigen bumi.

Bukti fosil menunjukkan bahwa durasi hari di bumi kira-kira 18 jam sekitar 1,4 miliar tahun yang lalu.Akibat langsung dari rentang waktu yang lama ini, produksi oksigen dari cyanobacteria telah berevolusi secara signifikan selama ribuan tahun, yang mengarah pada Peristiwa Oksidasi Besar yang mengubah kondisi atmosfer.

Dampak Interaksi Mikroba

Wawasan dari Middle Island Sinkhole di Danau Huron mengungkap bagaimana berbagai spesies mikroba berinteraksi dan bersaing untuk mendapatkan sumber daya seperti sinar matahari. Interaksi ini secara signifikan mempengaruhi kadar oksigen di berbagai lingkungan.

1737043322_65a8d961b2fbdcc677aa.jpg

Foto: afp/ EUROPEAN SPACE AGENCY

Para peneliti kini menghubungkan perilaku ekologi mikroskopis ini dengan perubahan planet yang lebih luas, mengungkap bagaimana organisme hidup beradaptasi dan membentuk lingkungan mereka dalam rentang waktu geologis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.