Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Israel-Hamas Sepakat Gencatan Senjata di Gaza, Sandera Dibebaskan

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 09:10 WIB | Oleh:

Tekanan untuk mengakhiri pertempuran meningkat dalam beberapa hari terakhir karena mediator Qatar, Mesir dan Amerika Serikat mengintensifkan upaya untuk memperkuat kesepakatan.

Sheikh Mohammed dari Qatar mengatakan ketiga negara akan memantau pelaksanaan gencatan senjata melalui badan yang berpusat di Kairo.

Selama gencatan senjata awal 42 hari, 33 sandera akan dibebaskan, katanya, "termasuk perempuan sipil dan rekrutan perempuan, serta anak-anak, orang tua, serta warga sipil yang sakit dan terluka".

"Pada tahap pertama, pasukan Israel akan ditarik dari wilayah Gaza yang berpenduduk padat untuk memungkinkan pertukaran, serta "pengembalian penduduk yang mengungsi ke tempat tinggal mereka", katanya. 

Jumlah tahanan Palestina yang akan dibebaskan sebagai ganti sandera Israel pada tahap kedua dan ketiga akan "diselesaikan" selama 42 hari pertama, katanya.

Trump Puji Kesepakatan

Biden mengatakan kesepakatan itu akan "meningkatkan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan bagi warga sipil Palestina, dan menyatukan kembali para sandera dengan keluarga mereka".

Dalam pernyataannya yang disiarkan di televisi, Herzog dari Israel mengatakan tidak ada "kewajiban moral, manusiawi, Yahudi, atau Israel yang lebih besar daripada membawa putra dan putri kita kembali kepada kita -- baik untuk dipulihkan di rumah, atau untuk dimakamkan".

Hamas menyandera 251 orang selama serangan 7 Oktober, 94 di antaranya masih ditahan di Gaza, termasuk 34 orang yang menurut militer Israel telah tewas.

Kesepakatan itu tercapai setelah berbulan-bulan upaya yang gagal untuk mengakhiri perang paling mematikan dalam sejarah Gaza, dan beberapa hari menjelang pelantikan penerus Biden, Trump, yang memuji kesepakatan itu bahkan sebelum diumumkan secara resmi oleh Gedung Putih.

Utusan dari pemerintahan Trump yang baru masuk dan pemerintahan Biden yang akan berakhir telah hadir pada negosiasi terakhir.

"Perjanjian gencatan senjata EPIC ini hanya dapat terjadi sebagai hasil dari Kemenangan Bersejarah kita di bulan November" dalam pemilu AS, kata Trump di media sosial.

Presiden terpilih tersebut menambahkan bahwa Gedung Putih akan "terus bekerja sama erat dengan Israel dan Sekutu kami untuk memastikan Gaza TIDAK PERNAH lagi menjadi tempat berlindung yang aman bagi teroris".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.