Gempa Kyushu Jepang Akibatkan Tsunami Kecil
📅 Selasa, 14 Jan 2025, 08:31 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Kyodo
TOKYO - Gempa bumi berkekuatan 6,6 melanda Jepang barat daya pada hari Senin (13/1), tanpa laporan langsung terkait cedera atau kerusakan, dan tsunami kecil teramati di beberapa bagian prefektur Miyazaki dan Kochi, kata badan meteorolgi Jepang.
Sebagaimana dilaporkan Kyodo News, badan tersebut membuka penyelidikan terhadap potensi aktivitas seismik lebih lanjut di wilayah tersebut, namun menyimpulkan bahwa gempa bumi pukul 9.19 malam itu tidak serta-merta meningkatkan risiko gempa besar yang menurut panel pemerintah dapat terjadi di atau dekat Palung Nankai di dekat pantai Pasifik negara itu.
Badan Meteorologi Jepang meluncurkan penyelidikan setelah menerbitkan Informasi Tambahan Palung Nankai yang kedua, setelah pertama kali melakukannya pada Agustus lalu.
Gempa terbaru "tidak dianggap meningkatkan risiko gempa Palung Nankai" ke tingkat yang relatif tinggi dibandingkan dengan kondisi normal, kata badan tersebut.
Meski guncangan terjadi di bawah tepi barat episentrum gempa Palung Nankai, namun guncangan tersebut tidak cukup kuat untuk menyebabkan badan tersebut mengeluarkan peringatan khusus, katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Besarnya gempa bumi direvisi dua kali, dengan perkiraan awal 6,4 disesuaikan menjadi 6,9, kemudian diperbarui menjadi 6,6.
Gempa tercatat berkekuatan 5 skala intensitas seismik Jepang yaitu 7 di Miyazaki, Shintomi, dan Takanabe di Prefektur Miyazaki, kata badan tersebut. Gempa terjadi di Laut Hyuga Nada, di lepas pantai prefektur tersebut, pada kedalaman sekitar 36 kilometer.
Pada level 5 yang lebih rendah, banyak orang takut dengan guncangan dan berusaha berpegangan pada sesuatu yang stabil selagi guncangan itu berlangsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tsunami setinggi sekitar 20 sentimeter terpantau di beberapa bagian Prefektur Miyazaki, sementara tsunami setinggi sekitar 10 cm terlihat di beberapa wilayah Prefektur Kochi. Badan tersebut telah mencabut semua peringatan tsunami.
Layanan di beberapa bagian jalur kereta peluru Kyushu Shinkansen dihentikan sementara karena gempa bumi, kata operator kereta.
Tidak ada kelainan yang terdeteksi di pembangkit listrik tenaga nuklir Ikata di Prefektur Ehime atau pembangkit listrik tenaga nuklir Sendai di Prefektur Kagoshima, menurut operator.
Gempa juga terasa di sebagian besar wilayah Jepang bagian barat.
Gempa besar di Palung Nankai yang membentang di sepanjang pantai Pasifik terjadi setiap 100 hingga 150 tahun, yang terakhir adalah gempa Tonankai 1944 dan gempa Nankai 1946 yang bersama-sama melanda wilayah yang luas dari Jepang bagian tengah hingga barat daya.
Gempa bumi berkekuatan 8 hingga 9 memiliki peluang 70 hingga 80 persen terjadi dalam 30 tahun, menurut perkiraan pemerintah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!