Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cegah Penyelewengan, Kemenag Perkuat Digitalisasi, Validitas Data, dan Tata SDM

📅 Selasa, 14 Jan 2025, 01:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penyelewengan, Kemenag Perkuat Digitalisasi, Validitas Data, dan Tata SDM Doc: Antara/HO-Humas Kemenag Sumbar
Ket. Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI Faisal Ali Hasyim memberikan arahan di Padang, Senin (13/1).

PADANG - Kementerian Agama (Kemenag) RI menyiapkan enam langkah preventif dalam rangka mencegah risiko atau peluang penyelewengan oleh para aparatur di instansi tersebut.

“Pertama, Kemenag memperkuat digitalisasi guna mencegah persekongkolan, sekaligus menciptakan transparansi dan akuntabilitas,” kata Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag RI Faisal Ali Hasyim di Padang, Sumatera Barat, Senin (13/1).

Hal tersebut disampaikan Irjen Faisal saat memberikan arahan kepada jajaran Kanwil Kemenag Sumatera Barat (Sumbar) dalam rangka Tasyakuran Hari Amal Bakti Kemenag Ke-79 di Padang.

Langkah kedua yakni memperkuat validitas data melalui satu data Kemenag. Ketiga, penataan sumber daya manusia dan pengawasan melekat oleh atasan langsung.

Keempat, sambung dia, kementerian yang dipimpin oleh Nasaruddin Umar itu membuat program penguatan integritas yang disebut dengan KuSemai. Langkah ini merupakan sebuah upaya pengawasan antikorupsi berbasis pendekatan keluarga.

Selanjutnya, kata dia, Inspektorat Jenderal Kemenag menguatkan fungsi pengawasan terhadap madrasah satuan pengawasan internal, Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), hingga pembentukan unit kepatuhan internal.

Terakhir, untuk mencegah potensi penyelewengan di kementerian tersebut ialah dengan memperbanyak kegiatan assurance melalui audit kerja, audit tujuan tertentu, dan audit investigasi. Sejumlah upaya itu, kata dia, diharapkan dapat mencegah praktik penyelewengan atau celah bagi seseorang untuk melakukan penyelewengan di Kemenag.

Faisal mengatakan merujuk teori fraud triangle terdapat beberapa faktor yang menyebabkan seorang aparatur melakukan penyimpangan. Pertama karena adanya kesempatan. Hal ini terjadi karena kurangnya pengawasan oleh pimpinan terhadap bawahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.