Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mahkamah Agung AS Diperkirakan Akan Kuatkan Putusan Larangan TikTok

📅 Minggu, 12 Jan 2025, 20:10 WIB | Oleh:

Francisco ditanya apa yang terjadi setelah 19 Januari jika ByteDance menolak menjual TikTok. "Kami menjadi gelap. Pada dasarnya platform tersebut ditutup," katanya. 

Hakim Amy Coney Barrett mempermasalahkan karakterisasi Francisco. "Anda terus mengatakan tutup," kata Barrett.

"Undang-undang tidak mengatakan TikTok harus tutup. Undang-undang mengatakan ByteDance harus melepas sahamnya. Jika ByteDance melepas saham TikTok, kami tidak akan ada di sini, kan?"

Jaksa Agung Elizabeth Prelogar, yang mewakili pemerintahan Biden, juga menyuarakan kekhawatiran tentang keamanan nasional, dengan menyebut kontrol pemerintah Tiongkok atas TikTok sebagai ancaman serius.

“Pemerintah Tiongkok dapat menjadikan TikTok sebagai senjata kapan saja untuk merugikan Amerika Serikat,” kata Prelogar. 

“Tidak ada hak yang dilindungi Amandemen Pertama bagi musuh asing untuk mengeksploitasi kendalinya atas platform pidato.”

Larangan potensial itu dapat membebani hubungan AS-Tiongkok tepat saat Donald Trump bersiap untuk dilantik sebagai presiden pada tanggal 20 Januari.

Trump, yang memiliki 14,7 juta pengikut di TikTok, telah muncul sebagai sekutu yang tidak diduga bagi platform tersebut — kebalikan dari masa jabatan pertamanya, ketika pemimpin Republik tersebut mencoba melarang aplikasi tersebut.

Pengacara Trump, John Sauer, mengajukan surat kepada Mahkamah Agung bulan lalu yang meminta agar undang-undang tersebut dihentikan sementara, sehingga memberikan kesempatan kepada pemerintahan Presiden Trump yang baru untuk mengupayakan penyelesaian politik atas pertanyaan-pertanyaan yang menjadi masalah dalam kasus tersebut.

Dalam perkembangan menit terakhir pada hari Kamis, triliuner AS Frank McCourt mengumumkan ia telah membentuk konsorsium untuk mengakuisisi aset TikTok AS dari ByteDance.

“Kami berharap dapat bekerja sama dengan ByteDance, Presiden terpilih Trump, dan pemerintahan mendatang untuk mewujudkan kesepakatan ini,” kata McCourt.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Nilam Butuh Terobosan, ARC USK Dorong SRG Jadi Solusi Tata Niaga
    Penerapan SRG nilam sangat krusial bagi sektor manufaktur ...
  • Impor Pelumas RI Tembus Ribuan Ton, Menperin Resmikan Pabrik Raksasa Shell, Libatkan 50 Vendor Lokal
    Kehadiran fasilitas produksi berkapasitas 12.000 ton per tahun ...
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
Luar Negeri
Michelle Bachelet Batalkan ...
Luar Negeri
Donald Trump Beri Peringata...
Advertisement
Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

Drama VAR dan Penalti, Atletico Madrid Pecundangi Real Madrid di Laga Derby Membara!

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.