Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Aset Industri Asuransi Capai Rp1.126,93 Triliun pada November 2024

📅 Selasa, 07 Jan 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Aset Industri Asuransi Capai Rp1.126,93 Triliun pada November 2024 Doc: ANTARA/Rizka Khaerunnisa
Ket. Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK Bulan Desember 2024 di Jakarta, Selasa (7/1/2025).  

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat total aset industri asuransi pada November 2024 mencapai Rp1.126,93 triliun atau naik 2,20 persen secara tahunan (year on year/ yoy), dari Rp1.102,72 triliun pada November 2023.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK Ogi Prastomiyono menyampaikan, total aset industri tersebut terdiri atas total aset asuransi komersil dan nonkomersil yang masing-masing tercatat sebesar Rp903,58 triliun (naik 2,71 persen yoy) dan Rp223,35 triliun (naik 0,15 persen yoy).

“Adapun kinerja asuransi komersil berupa akumulasi pendapatan premi mencapai Rp296,65 triliun atau naik 2,22 persen year on year,” kata Ogi dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK Bulan Desember 2024 di Jakarta, Selasa (7/1).

Ogi merinci, kinerja asuransi komersil terdiri dari premi asuransi jiwa yang tumbuh sebesar 2,64 persen yoy menjadi Rp165,13 triliun, serta premi asuransi umum dan reasuransi tumbuh 1,70 persen yoy Rp131,52 triliun.

Lebih lanjut, Ogi mengatakan bahwa kinerja asuransi komersil tersebut didukung permodalan yang solid.

Industri asuransi jiwa serta asuransi umum dan reasuransi secara agregat melaporkan risk-based capital atau RBC masing-masing 442,78 persen dan 321,62 persen. Angka ini masih di atas threshold sebesar 120 persen.

Pada industri dana pensiun, OJK mencatat bahwa total aset di bulan November 2024 tumbuh sebesar 9,10 persen yoy dengan nilai mencapai Rp1.501,25 triliun.

Untuk program pensiun sukarela, total aset mencatatkan pertumbuhan sebesar 4,50 persen yoy dengan nilai mencapai Rp379,36 triliun. Untuk program pensiun wajib, total aset mencapai Rp1.121,88 triliun atau tumbuh sebesar 10,74 persen yoy.

“Sedangkan pada perusahaan penjaminan, pada November 2024 nilai aset terkontraksi 0,73 persen year on year dengan nilai mencapai Rp46,68 triliun,” kata Ogi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.