Cegah Penurunan Tanah, Masyarakat Diharapkan Gunakan Air PAM
📅 Jumat, 03 Jan 2025, 03:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/Galih Pradipta
Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta Gias Kumari Putra berharap masyarakat beralih menggunakan air perpipaan yang disediakan Perumda PAM Jaya sebagai sumber utama dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk mencegah penurunan tanah.
"Kami menyampaikan secara terbuka kepada warga pentingnya mengurangi penggunaan air tanah dan beralih ke air PAM Jaya," kata Gias di Jakarta, Kamis.
Gias menyoroti permasalahan banjir rob di DKI Jakarta akibat penggunaan air tanah. Untuk mengatasi hal tersebut, DPRD DKI Jakarta bersama PAM Jaya terus mendorong masyarakat beralih menggunakan air perpipaan sebagai sumber utama.
Anggota DPRD tentunya mendukung penuh visi dan misi PAM Jaya untuk memberikan layanan yang lebih baik. "PAM Jaya juga harus memikirkan cara meningkatkan kualitas dan cakupan layanan mereka," ujarnya.
Gias menjelaskan, DPRD DKI Jakarta turut membantu melalui kegiatan reses dan sosialisasi peraturan dan menekankan penggunaan air PAM telah diatur rata-rata per individu sebesar 83 liter per hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia sudah menyampaikan bahwa rata-rata pemakaian air itu 83 liter per individu. Namun, dalam penyampaiannya digunakan hitungan kubik, seperti 10, 20 atau 30 kubik per rumah tangga.
"Tinggal bagaimana meningkatkan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami," katanya.
Menanggapi visi PAM Jaya untuk menjangkau 100 persen wilayah DKI Jakarta dengan jaringan air perpipaan, Gias menyebutkan respon masyarakat sangat positif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Masyarakat sangat menerima karena sulit mendapatkan air bersih dan layak minum. Kehadiran PAM Jaya ini mampu menjawab kebutuhan mereka. "Air bersih yang juga sudah bisa langsung diminum menjadi solusi nyata," tuturnya.
Meski demikian, Gias mengakui masih ada beberapa keluhan dari masyarakat terkait layanan PAM Jaya.
"Semua keluhan itu sudah kami sampaikan langsung kepada Direktur Utama PAM Jaya dan sejauh ini semua sudah direspon dengan baik," kata legislator dari Fraksi Nasdem tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!