Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

2024 Thailand Halal Product Business Matching: Jembatan Pasar Halal Indonesia dan Thailand

📅 Selasa, 03 Sep 2024, 19:43 WIB | Oleh: Tim Penulis
2024 Thailand Halal Product Business Matching: Jembatan Pasar Halal Indonesia dan Thailand Doc: Koran Jakarta/M. Fachri
Ket. Ambassador of Thailand to Indonesia H.E. Mr. Prapan Disyatat (kedua kanan), dan Director of Thai Trade Center Jakarta Hataichanok Sivara (kanan) mencoba mencicipi produk minuman saat mengunjungi stan pameran pada acara "2024 Thailand Halal Product Business Matching" di Jakarta, Selasa (3/9).

Jakarta - Dalam upaya memperkuat hubungan dagang dan memperluas jangkauan produk halal Thailand ke pasar Indonesia, Thailand menyelenggarakan acara "2024 Thailand Halal Product Business Matching" pada 3 September 2024 di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta. 15 delegasi industri Halal Thailand akan datang untuk menjajaki peluang dan kerja sama dengan perusahaan industri Halal Indonesia.

Acara ini diprakarsai oleh Thai Trade Center (TTC) Jakarta di bawah naungan Department of International Trade Promotion (DITP), Ministry of Commerce, Thailand Government. Tujuan utama acara ini adalah untuk memperkuat hubungan dagang antara Thailand dan Indonesia serta memperluas ekspansi produk halal Thailand di pasar Indonesia, salah satu pasar halal terbesar di dunia.

"Acara ini bertujuan untuk membantu para pengusaha produk halal Thailand menjelajahi peluang baru di Indonesia. Kami ingin mendorong mereka memperluas bisnis, membangun jaringan yang solid antara Thailand dan Indonesia, serta mempromosikan citra produk halal Thailand di sini. Selain itu, ini juga kesempatan untuk melakukan survei pasar di Jakarta dan melihat langsung potensi serta kebutuhan konsumen lokal," ujar Mrs. Hataichanok Sivara, Director of the Thai Trade Center Jakarta.

Kata "halal" berarti 'diperbolehkan' dalam bahasa Arab. Agar suatu makanan dianggap halal, makanan tersebut tidak boleh mengandung darah atau alkohol, harus disembelih dengan cara yang benar atas nama Allah, tidak boleh berasal dari hewan yang dilarang seperti babi, hewan karnivora, dan burung pemangsa, serta harus diproses, dibuat, diproduksi, atau disimpan menggunakan peralatan atau mesin yang telah dibersihkan sesuai dengan hukum Islam.

Mengapa Pasar Halal Berkembang Pesat?

Pasar halal terus berkembang karena mencakup lebih dari sekadar makanan dan minuman, mencakup produk seperti kosmetik, perawatan tubuh, farmasi, serta layanan seperti pariwisata, perbankan, keuangan, dan logistik. Permintaan global yang tinggi mendorong banyak konsumen mencari makanan bersertifikat halal dan banyak produsen berupaya mendapatkan sertifikasi tersebut, yang bukan hal mudah karena setiap negara memiliki lembaga Islam yang berwenang memberikan sertifikat resmi.

Industri halal juga berkembang di berbagai pasar di luar Timur Tengah, terutama di Asia. Misalnya, China berupaya meningkatkan perdagangan dengan negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melalui inisiatif "One Belt One Road".

Selain itu, pasar internasional mendapat manfaat dari produk halal karena hampir selalu ada komunitas Muslim yang membutuhkan produk halal di suatu negara. Hal ini diperkuat dengan adanya permintaan tinggi akibat pertumbuhan populasi Muslim, seperti di Indonesia yang menggalakkan regulasi sertifikasi halal yang lebih ketat.

Industri halal saat ini merupakan salah satu sektor dengan pertumbuhan tercepat di dunia, dengan kawasan Asia memainkan peran dominan. Negara-negara seperti Malaysia, Indonesia, dan Uni Emirat Arab menyumbang lebih dari 60% dari total pasar halal global. Malaysia khususnya diakui sebagai pemimpin dalam sertifikasi halal dan menjadi pusat utama untuk produk halal, dengan pasar halal Malaysia diperkirakan bernilai lebih dari USD 68 miliar pada tahun 2023.

Di Asia Selatan, negara seperti India dan Pakistan juga menunjukkan pertumbuhan signifikan, dengan konsumsi makanan halal di Pakistan mencapai USD 47 miliar pada tahun 2022.

Secara global, nilai pasar halal diperkirakan mencapai sekitar USD 2,3 triliun pada 2023. Pasar ini mencakup berbagai sektor termasuk makanan dan minuman, pariwisata, keuangan, kosmetik, dan farmasi. Sektor makanan dan minuman halal merupakan yang terbesar, mencapai nilai sekitar USD 1,27 triliun, diikuti oleh fashion halal dengan nilai sekitar USD 295 miliar dan kosmetik serta farmasi halal sebesar USD 95 miliar. Pertumbuhan tahunan pasar halal global diperkirakan sekitar 7,3% hingga tahun 2027, yang akan meningkatkan nilai pasarnya mendekati USD 4,96 triliun.

Beberapa faktor utama pendorong pertumbuhan industri halal termasuk meningkatnya populasi Muslim global, yang diperkirakan akan mencapai 2,2 miliar pada 2030, dan kesadaran konsumen yang lebih tinggi mengenai produk halal yang dianggap lebih aman, bersih, dan etis. Dukungan dari pemerintah dan sertifikasi halal juga membantu memperluas pasar, bahkan di negara-negara non-Muslim.

Posisi Indonesia dan Thailand dalam Pasar Halal Global

Indonesia adalah salah satu pasar halal terbesar di dunia. Negara ini memiliki populasi Muslim yang sangat besar, yang mendorong permintaan tinggi untuk produk halal. Selain itu, Indonesia juga menggalakkan regulasi sertifikasi halal yang ketat, memperkuat posisinya sebagai pusat utama dalam industri halal global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

49 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.