Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembabatan Hutan Picu Penyakit Zoonosis, Pemerintah Jangan Abai!

📅 Selasa, 31 Des 2024, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembabatan Hutan Picu Penyakit Zoonosis, Pemerintah Jangan Abai! Doc: The Conversation/kukurund /Shutterstock
Ket. Pembabatan hutan justru bisa picu zoonosis yang dapat berdampak pada seluruh aspek kehidupan masyarakat.

Robby Jannatan, Universitas Andalas


Untuk mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran, kami menerbitkan edisi khusus #PantauPrabowo yang memuat isu-isu penting hasil pemetaan kami bersama TCID Author Network. Edisi ini turut mengevaluasi 10 tahun pemerintahan Joko Widodo, sekaligus menjadi bekal Prabowo-Gibran selama menjalankan tugasnya.

Selama 10 tahun terakhir, Indonesia diperkirakan kehilangan 12,5 juta hektare (ha) hutan. Jumlah ini termasuk 1.500 ha hutan yang dibuka untuk proyek food estate “warisan” Jokowi, di desa Tewai Baru, Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Di bawah kepemimpinan Prabowo, deforestasi berisiko makin menggila. Pemerintah, misalnya, berencana membuka 2 juta ha lahan aren demi mengejar program swasembada energi melalui bioetanol.

Masifnya pembabatan hutan di Indonesia disebabkan pula oleh industri penebangan kayu, tekstil, kelapa sawit, dan pertambangan. Berkurangnya luas hutan ini berdampak signifikan terhadap menghilangnya habitat satwa liar.

Banyak hewan yang sumber makanannya bergantung pada hutan, terpaksa mencari makanan di lahan pertanian dan pemukiman warga. Interaksi antara manusia dan satwa liar pun meningkat, beberapa di antaranya berujung konflik—yang sebagian besar terjadi di hutan sekunder, lahan wanatani, maupun pertanian masyarakat.

Lebih dari itu, peningkatan interaksi manusia dengan satwa liar juga memperbesar risiko terjadinya zoonosis, yakni penyakit yang menular dari hewan ke manusia.

Pembabatan hutan picu zoonosis

Penyebaran kuman dari satwa ke manusia lebih banyak terjadi di hutan sekunder, lahan pertanian, dan permukiman. Penelitian menunjukkan bahwa pembabatan hutan meningkatkan keberagaman jenis satwa pembawa penyakit sebanyak 18-72%, dengan total jumlah spesies mencapai 144% lebih banyak di ketiga kawasan tersebut. Hal ini jika dibandingkan ketika hewan berada di habitat alaminya, seperti hutan primer yang belum terdampak aktivitas manusia.

Peningkatan ini terjadi karena pembabatan hutan mengurangi jumlah karnivora. Alhasil, jumlah hewan pembawa penyakit yang menjadi mangsa (seperti primata, kelelawar, burung, dan tikus) meningkat. HIV, misalnya, merupakan salah satu penyakit zoonosis yang awalnya hanya menular di antara primata.

Adapun penyakit zoonosis yang berasal dari kelelawar, seperti virus Nipah, virus Hendra, MERS, ebola, demam berdarah Marburg, hingga SARS. Penyebaran SARS maupun SARS-CoV merupakan contoh dampak berkelanjutan dari penebangan hutan di Cina, Vietnam, dan Asia Tenggara.

Penebangan hutan juga meningkatkan distribusi penyakit yang dibawa oleh nyamuk, seperti malaria, Zika, dan demam berdarah. Sebanyak 75% penyakit yang muncul melalui jalur zoonosis merupakan penyakit infeksi baru maupun penyakit yang timbul kembali setelah lama hilang.

Pemerintah jangan abai

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

Hasil UEFA Nations League: Inggris Catatkan Kemenangan Terbesar Pertama Usai Hancurkan Kroasia 7-0

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.