Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wow, Pembukaan Jalur Fungsional Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Disambut Antusiasme Tinggi Pengguna Jalan

📅 Jumat, 27 Des 2024, 13:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wow, Pembukaan Jalur Fungsional Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Disambut Antusiasme Tinggi Pengguna Jalan Doc: ANTARA/HO-Jasa Marga
Ket. Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo (Jogja-Solo) segmen Klaten-Prambanan.

JAKARTA – PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ) dan PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (PT JPB) membuka jalur fungsional Jalan Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Kulon Progo (Jogja-Solo) segmen Klaten-Prambanan sepanjang 8,60 km dan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Kraksaan sepanjang 10,35 km.

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menjelaskan bahwa pembukaan jalur fungsional tersebut mendapat antusiasme tinggi dari pengguna jalan.

“Jalur fungsional ini telah membantu mengoptimalkan distribusi lalu lintas selama periode libur Natal 2024. Kami mencatat bahwa realisasi volume lalu lintas di kedua jalur fungsional ini menunjukkan tren positif dengan manfaat yang signifikan dalam mendukung kelancaran arus kendaraan di wilayah masing-masing,” ujar Lisye dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (27/12).

Jasa Marga mencatat volume lalu lintas Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Klaten-Prambanan pada periode H-5 hingga hari H libur Natal 2024 (Jumat, 20 Desember 2024 sampai Rabu, 25 Desember 2024) terdapat sejumlah 113.686 kendaraan melewati GT Prambanan.

Dia mengatakan, angka tersebut merupakan angka kumulatif volume lalu lintas GT Prambanan arah keluar sebesar 59.874 kendaraan dan GT Prambanan arah Masuk sebesar 53.812 kendaraan.

Sementara itu, Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi Segmen Gending-Kraksaan pada periode H-4 sampai H1 Libur Natal 2024 (Sabtu, 21 Desember sampai Rabu, 25 Desember 2024) dioperasikan secara satu arah dengan volume lalu lintas sejumlah 12.569 kendaraan melewati GT Kraksaan (arah Banyuwangi).

"Pada jalur fungsional tol Jogja-Solo, puncak lalin tertinggi terjadi pada Rabu, 25 Desember 2024 dengan jumlah 25.082 kendaraan. Begitu juga dengan jalan tol Probolinggo-Banyuwangi, puncak lalin tertinggi terjadi pada Rabu, 25 Desember 2024 dengan jumlah 3.095 kendaraan," ujar Lisye.

Dia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan pemerintah daerah, untuk memastikan jalur fungsional ini dapat digunakan secara aman dan nyaman oleh pengguna jalan.

Selain itu, juga menyiagakan petugas dan menyediakan fasilitas pendukung, seperti posko siaga dan layanan toilet dan BBM motoris di sepanjang jalur fungsional, serta sarana dan prasarana apabila terjadi keadaan darurat untuk memberikan kenyamanan tambahan bagi pengguna jalan.

Jasa Marga kembali mengimbau pengguna jalan yang akan memasuki jalan tol fungsional agar mengikuti arahan petugas di lapangan serta menaati perambuan yang berlaku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.